Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Setiap tanggal 19 Januari, Rusia punya tradisi unik: mandi di air es untuk merayakan Epifani Ortodoks. Dan ya, Presiden Vladimir Putin termasuk salah satu yang rutin melakukannya. Kremlin lewat juru bicara Dmitry Peskov bilang, tahun ini pun Putin kembali menjalani ritual itu, seperti yang sudah ia lakukan bertahun-tahun.
Bagi Putin, yang kini berusia 73 tahun, berendam di danau beku bukan soal gaya atau pamer. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai bentuk penghormatan pada nilai-nilai Kristen Ortodoks sekaligus cara menjaga kebugaran tubuh. Tradisi ini memang populer di Rusia, meski tidak semua orang sanggup melakukannya.
Kremlin pertama kali mengumumkan secara resmi soal ritual ini pada 2018, ketika Putin berendam di Danau Seliger saat kunjungan ke Biara Nilov. Sejak itu, setiap Epifani, publik selalu penasaran apakah sang presiden kembali turun ke air dingin. Bahkan pada 2021, Kremlin sempat merilis video yang memperlihatkan Putin dengan mantel kulit domba dan sepatu bot felt, berjalan menuju lubang es berbentuk salib, membuat tanda salib, lalu masuk ke dalam air.
Dalam tradisi Ortodoks, mandi di kolam es berbentuk salib dianggap sebagai simbol penyucian dan mengingat kembali pembaptisan Yesus di Sungai Yordan. Di Rusia, ritual ini biasanya dilakukan pada malam 19 Januari, dan gereja mendukungnya selama dilakukan dengan penuh hormat serta tetap menjaga kesehatan.
Jadi, buat Putin, dinginnya air bukan halangan. Justru jadi bagian dari perjalanan spiritual sekaligus fisik yang ia jalani setiap tahun.****











