Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Hujan Ekstrem Gagalkan Panen, Pesta Durian Wonosalam Diundur

badge-check

Acara pesta durian Wonosalam kali ini harus diundur, gegara petani gagal panen durian akibat dari musim hujan ekstrem di wilayah Jombang. Foto: kredonews/ elok apriyanto Perbesar

Acara pesta durian Wonosalam kali ini harus diundur, gegara petani gagal panen durian akibat dari musim hujan ekstrem di wilayah Jombang. Foto: kredonews/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Cuaca ekstrem yang melanda wilayah lereng Gunung Anjasmoro, tepatnya di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berdampak serius terhadap produksi durian pada musim panen tahun ini.

Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan sebagian besar tanaman durian mengalami gagal panen.

Kondisi tersebut memaksa agenda tahunan Kontes Durian Wonosalam, yang selama ini menjadi ikon wisata Jombang, terpaksa diundur hingga waktu yang belum ditentukan.

Sekretaris Asosiasi Pariwisata Jombang (ASPARJO), Jalaludin Hambali, menjelaskan bahwa gangguan cuaca sudah terjadi sejak awal masa pembungaan. Curah hujan tinggi membuat bunga durian rontok sebelum berkembang menjadi bakal buah.

“Sejak awal pembungaan, hujan deras dan angin kencang menyebabkan bunga dan bakal buah rontok. Tingkat kerusakannya mencapai lebih dari 90 persen,” kata Jalaludin, Selasa 20 Januari 2026.

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu turut mengganggu proses pembuahan. Padahal, pada tahun-tahun normal, durian Wonosalam biasanya mulai memasuki masa panen pada Januari.

“Biasanya Januari sudah mulai masak buah, tapi tahun ini hasilnya sangat jauh berkurang,” ujarnya.

Akibat gagal panen tersebut, produksi durian di sejumlah desa sentra durian Wonosalam dipastikan anjlok drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Minimnya jumlah buah juga berdampak langsung pada pelaksanaan kontes durian, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas buah yang akan dinilai.

Panitia akhirnya memutuskan untuk mengundur jadwal Kontes Durian Wonosalam karena buah durian yang tersedia belum memenuhi standar penilaian.

“Insyaallah kontes durian akan digelar pada Oktober hingga November 2026, saat musim sela, dengan harapan kondisi panen sudah lebih memungkinkan,” jelas Jalaludin.

Selain cuaca ekstrem, serangan hama turut memperparah kondisi kebun durian. Banyak buah muda dilaporkan membusuk dan gugur sebelum mencapai usia matang.

Para petani berharap cuaca ke depan lebih bersahabat agar durian khas Wonosalam yang dikenal memiliki cita rasa unggul tetap terjaga kualitasnya, sekaligus mendukung keberlangsungan agenda tahunan daerah dan sektor pariwisata Jombang.**

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

Status Siaga III, Semeru Erupsi Semburkan Awan Panas 700 Meter

6 Nov 2026 - 12:00 WIB

Status Siaga III, Semeru Erupsi Semburkan Awan Panas 700 Meter

Dua Gempa 5 dan 5.2 Magnetudo Guncang Bali, BPBD: Belum Ada Laporan Dampak

6 Nov 2026 - 11:37 WIB

Dua Gempa 5 dan 5.2 Magnetudo Guncang Bali, BPBD: Belum Ada Laporan Dampak

Wabup Gresik Ingatkan Pengawasan Perubahan Data SIPD dalam Penyusunan APBD 2027

6 Nov 2026 - 08:29 WIB

Wabup Gresik Ingatkan Pengawasan Perubahan Data SIPD dalam Penyusunan APBD 2027
Trending di Nasional