Peulis: Jacobus E Lato || Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Internet lagi-lagi diguncang oleh momen unik dari dua pemimpin Asia Timur. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tampil kompak dengan jaket biru serasi, lalu duduk bareng di depan drum.
Mereka bukan sekadar berpose, tapi benar-benar nge-jam mengikuti irama lagu K-pop populer, mulai dari Dynamite BTS sampai soundtrack film KPop Demon Hunters.
Aksi ini jadi penutup kunjungan resmi Lee ke Jepang minggu ini, sekaligus penghormatan buat masa lalu Takaichi yang pernah jadi drummer band heavy metal. Lee sendiri menyebut sesi itu “agak canggung”, tapi nyatanya video mereka langsung viral.
Di Nara, kota kelahiran Takaichi, Lee bahkan menghadiahkan satu set drum untuk sang Perdana Menteri. Setelah tampil, keduanya bertukar stik drum bertanda tangan—simbol persahabatan baru di tengah sejarah hubungan yang sering tegang.
Media sosial pun ramai. Ada yang menulis, “Musik bisa menyatukan hati lebih dalam daripada kata-kata.” Banyak yang percaya momen sederhana ini bisa jadi jembatan diplomasi antara Korea dan Jepang.
Meski hubungan kedua negara sering diwarnai sengketa sejarah dan wilayah, mereka tetap sekutu AS dan sama-sama menghadapi tantangan dari China. Takaichi menegaskan pentingnya kerja sama trilateral Jepang–Korea–AS di tengah ketegangan kawasan.
Selain itu, Lee dan Takaichi sepakat memperkuat kerja sama ekonomi, terutama setelah China memperketat ekspor logam tanah jarang.
Publik menilai duet drum ini bukan sekadar gimmick. “Melihat mereka benar-benar main drum bersama, jelas mereka menikmati momen itu. Dan itu yang paling penting,” tulis seorang pengguna X dari Jepang.
Lee sendiri makin populer di dalam negeri berkat gaya diplomasi yang kreatif. Sebelum nge-jam dengan Takaichi, ia selfie dengan Xi Jinping di Beijing, bahkan pernah memberi penghormatan ke Donald Trump dengan mahkota emas. Satu-satunya yang belum luluh? Kim Jong Un, yang pekan ini justru menuntut permintaan maaf dari Seoul.****











