Menu

Mode Gelap

Headline

Tali Pengikat Rumpon Putus, Karles Rompas 45 Hari Hanyut Bersama Rakitnya di Lautan Pasifik

badge-check


					Setelah selama 45 hari terombang-ambing di lautan dari Manado hingga Papua Utara, penjaga rumpon ditemukan oleh nelayan di pantai Jaya Pura Utara, memasuki kawasan Samudera Pasifik. Foto: nabirenews.com Perbesar

Setelah selama 45 hari terombang-ambing di lautan dari Manado hingga Papua Utara, penjaga rumpon ditemukan oleh nelayan di pantai Jaya Pura Utara, memasuki kawasan Samudera Pasifik. Foto: nabirenews.com

Penulis: Mulawarman   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAYAPURA- Kisah dramatis dialami oleh Karles Rompas, seorang nelayan asal Manado, Sulawesi Utara. Ia berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing seorang diri di tengah Samudra Pasifik selama 45 hari

Ia berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat di perairan Jayapura, Papua, dalam kondisi lemas tapi selamat. Saat ditanya mengenai konsumsi makanan selama terombang-ambing, Karles mengungkapkan dirinya bertahan hidup hanya dengan mengandalkan ikan dan beras yang ada di rumpon.​

“Satu bulan dua minggu saya hanya melihat laut. Saya mendayung tanpa tahu arah. Saya tidak tahu apakah besok masih hidup,” kata Karles lirih, saat ditemui di Dok V Kota Jayapura Rabu (17/12/2025), seperti diwartakan nabirenews.com.

Kejadian bermula saat Karles bertugas menjaga rumpon di perairan Manado. Tali pengikat rumpon putus akibat angin kencang dan gelombang besar, sehingga rakitnya terbawa arus hingga 114 mil laut dari Jayapura.​

Selama 45 hari, Karles bertahan dengan stok beras perbekalan dan ikan hasil pancingan. Doa menjadi kekuatan utamanya di tengah keterbatasan makanan dan air.

Nelayan bernama Buhari menemukannya pada 15 Desember 2025 sekitar pukul 06.00 WIT, awalnya mengira rakit itu tumpukan kayu. Karles dievakuasi dan kini istirahat di rumah Buhari sambil menunggu pulang ke Manado.​​

Penemuan terjadi di perairan utara Jayapura, Papua, sekitar 114 mil laut dari Kota Jayapura.​ Ia ditemukan pada Senin, 15 Desember 2025, sore hari.​**

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hasil Peneropongan di Bukit Condrodipo, LFNU dan Bupati Gresik Tidak Melihat Hilal

17 Februari 2026 - 22:02 WIB

Sidang Isbat 1 Ramadhan: Kemenag-NU Jatuh Kamis 19 Februari 2026, Muhammadiyah Rabu 18 Februari 2026

17 Februari 2026 - 21:26 WIB

Muncul Kata אִינדוֹנֵזִיָה (Indonesia), Bocoran Daftar Orang Asing Jadi Tentara IDF Israel

17 Februari 2026 - 20:20 WIB

Warga Sipil Taiwan Berlatih Gunakan Walkie Talkie, Siap Hadapi Serangan dari China

17 Februari 2026 - 19:27 WIB

Dari Fujian ke Nusantara: Sejarah Panjang Wayang Potehi

17 Februari 2026 - 18:16 WIB

Kebakaran di Pabrik Biskuit PT UBM Waru, di Area Oven Seluas 200 M2

17 Februari 2026 - 18:16 WIB

Lobi Utama Mal Ciputra Cibubur Terbakar, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

17 Februari 2026 - 17:39 WIB

Menhub Buka Opsi Modifikasi Cuaca untuk Kelancaran Mudik 2026

17 Februari 2026 - 17:39 WIB

Pamit Jalan-jalan Usai Salat Subuh, Tiga Bocah Perempuan Ditemukan Tewas di Waduk Menongo Lamongan

17 Februari 2026 - 14:59 WIB

Trending di Headline