Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Massa dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus dan Anggota di Jalanan Tanah Becek

badge-check


					Massa aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Pemprov Sumtera Utara dipaksa dudud di jalanan becek, agar merasakan penderitaan rakyat, yang menuntur perbaikan fasilitas umum. Foto: Instagram@digitalnewscom Perbesar

Massa aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Pemprov Sumtera Utara dipaksa dudud di jalanan becek, agar merasakan penderitaan rakyat, yang menuntur perbaikan fasilitas umum. Foto: Instagram@digitalnewscom

Penulis: Yusran Hakim    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SUMUT- Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Erni Ariyanti Sitorus, bersama beberapa anggota DPRD Sumut melakukan aksi solidaritas kepada warga duduk di jalan becek sebagai bentuk protes dan penegasan agar mereka merasakan langsung kesulitan warga.

Kejadian tersebut terjadi saat Erni dan anggota dewan menemui massa aksi di depan Gedung DPRD Sumut, beberapa waktu lalu,  di mana warga mengungkapkan kemarahan terhadap kebijakan pemerintah atau ketidakpuasan terkait masalah tertentu.

Erni dan anggota DPRD dilaporkan duduk di genangan air dan lumpur, menandakan simbolik tuntutan warga agar wakil rakyat lebih memahami penderitaan rakyat di lapangan.

Kejadian ini viral di media sosial dan disiarkan beberapa kanal berita, memperlihatkan warga yang mendesak agar para wakil rakyat merasakan kondisi jalanan rusak dan becek yang menjadi keluhan bersama.

Aksi ini menjadi simbol protes kuat dari warga terhadap kinerja DPRD Sumut dan cara pemerintah dalam menangani persoalan rakyat.​​

Dalam pertemuan tersebut, Erni menyatakan kehadiran mereka bukan untuk mencari alasan tapi untuk memastikan bahwa mereka mendengar dan peduli dengan tuntutan rakyat. Namun, warga tetap menuntut kehadiran pejabat untuk merasakan langsung kesulitan di jalanan becek.

Aksi ini menggambarkan ketegangan antara warga dengan dewan hasil dari keluhan-keluhan yang belum terselesaikan.​

Secara umum, aksi ini menunjukkan bagaimana warga Sumut mengekspresikan protes dengan menuntut wakil rakyat agar berempati dan mengalami langsung kondisi yang dialami masyarakat, di mana jalan becek menjadi simbol yang menonjol dari persoalan infrastruktur yang belum terselesaikan di daerah tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di Nasional