Menu

Mode Gelap

Headline

Massa dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus dan Anggota di Jalanan Tanah Becek

badge-check


					Massa aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Pemprov Sumtera Utara dipaksa dudud di jalanan becek, agar merasakan penderitaan rakyat, yang menuntur perbaikan fasilitas umum. Foto: Instagram@digitalnewscom Perbesar

Massa aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Pemprov Sumtera Utara dipaksa dudud di jalanan becek, agar merasakan penderitaan rakyat, yang menuntur perbaikan fasilitas umum. Foto: Instagram@digitalnewscom

Penulis: Yusran Hakim    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SUMUT- Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Erni Ariyanti Sitorus, bersama beberapa anggota DPRD Sumut melakukan aksi solidaritas kepada warga duduk di jalan becek sebagai bentuk protes dan penegasan agar mereka merasakan langsung kesulitan warga.

Kejadian tersebut terjadi saat Erni dan anggota dewan menemui massa aksi di depan Gedung DPRD Sumut, beberapa waktu lalu,  di mana warga mengungkapkan kemarahan terhadap kebijakan pemerintah atau ketidakpuasan terkait masalah tertentu.

Erni dan anggota DPRD dilaporkan duduk di genangan air dan lumpur, menandakan simbolik tuntutan warga agar wakil rakyat lebih memahami penderitaan rakyat di lapangan.

Kejadian ini viral di media sosial dan disiarkan beberapa kanal berita, memperlihatkan warga yang mendesak agar para wakil rakyat merasakan kondisi jalanan rusak dan becek yang menjadi keluhan bersama.

Aksi ini menjadi simbol protes kuat dari warga terhadap kinerja DPRD Sumut dan cara pemerintah dalam menangani persoalan rakyat.​​

Dalam pertemuan tersebut, Erni menyatakan kehadiran mereka bukan untuk mencari alasan tapi untuk memastikan bahwa mereka mendengar dan peduli dengan tuntutan rakyat. Namun, warga tetap menuntut kehadiran pejabat untuk merasakan langsung kesulitan di jalanan becek.

Aksi ini menggambarkan ketegangan antara warga dengan dewan hasil dari keluhan-keluhan yang belum terselesaikan.​

Secara umum, aksi ini menunjukkan bagaimana warga Sumut mengekspresikan protes dengan menuntut wakil rakyat agar berempati dan mengalami langsung kondisi yang dialami masyarakat, di mana jalan becek menjadi simbol yang menonjol dari persoalan infrastruktur yang belum terselesaikan di daerah tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hangatnya Ramadan di Mojokerto: Ning Ita Berbuka dengan Anak Yatim

13 Maret 2026 - 08:39 WIB

Kalah Praperadilan, KPK Langsung Giring Yaqut dan Ditetapkan sebagai Tersangka

12 Maret 2026 - 23:01 WIB

Polres Jombang Siap Amankan Idul Fitri 1447 H/2026 M

12 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 dan Wabup Jombang tengah periksa pasukan

Target 1000 SPPG, Gus Yahya: MBG Bukan Hanya Santri Sehat, tapi Juga Sakti

12 Maret 2026 - 16:59 WIB

Vonis 20 Tahun Dipecat dari TNI, Serma Yonanda Kodim Indragiri Hulu Terlibat Kurir 40 Kg Sabu

12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Musrenbang Mojokerto 2027: Ketahanan Ekonomi dan Sosial Jadi Tema Utama

12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Kasus Campak Melonjak, Indonesia Urutan Kedua Tertinggi Dunia

12 Maret 2026 - 14:25 WIB

Pajak Kendaraan Rp 4,3 T, Gubernur Jateng Sudah Nembel 93.000 Jalan Sisa 1.200 Lubang

12 Maret 2026 - 14:18 WIB

Ilustrasi penambalan jalan berlubang di Jawa Tengah jumlahnya mencapai 93.000 lubang. Fito: ist

Safari Ramadhan Bersama Dirut PT Pegadaian, Kanwil Surabaya Undang 30 Anak Panti Asuhan

12 Maret 2026 - 13:21 WIB

Trending di News