Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kabar Gembira Bagi Pelanggan SPBU Shell dan Vivo Pasokan BBM Mulai Lancar

badge-check


					Kabar Gembira Bagi Pelanggan SPBU Shell dan Vivo Pasokan BBM Mulai Lancar Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa negosiasi pembelian BBM murni (base fuel) antara Shell dan Pertamina Patra Niaga telah mencapai tahap akhir. Stok BBM Shell diperkirakan bisa tersedia kembali pada akhir bulan ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa kargo impor BBM murni tersebut sedang dalam proses keberangkatan dari lokasi pengisian. “Shell sudah final negosiasi. Dalam waktu dekat, jadi informasinya kargo sedang persiapan bergerak dari tempat pengisian,” ujar Laode di DPR, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Dengan persiapan tersebut, Laode memperkirakan stok BBM di SPBU Shell akan kembali tersedia pada akhir November. Namun, ia belum memerinci berapa volume BBM murni yang dibeli perusahaan tersebut.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa pada tahap kedua, PT Vivo Energi Indonesia telah menyepakati kerja sama Business to Business (B2B) dengan Pertamina Patra Niaga untuk memenuhi kebutuhan pasokan BBM melalui penyerapan kargo impor.

“Penyaluran pasokan BBM untuk BU Swasta Vivo ini sebanyak 100 ribu barel (MB) yang akan digunakan untuk SPBU-SPBU Vivo, setelah sebelumnya pada tahap pertama juga telah disalurkan pasokan BBM kepada PT APR (BP-AKR) sebanyak 100 MB”, jelas Roberth dalam keterangan tertulis, Senin (24/11/2025).

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap badan usaha swasta, termasuk Vivo, merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan energi, memastikan transparansi, dan menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa ketahanan energi nasional merupakan tanggung jawab bersama.

Rangkaian kerja sama tersebut dilakukan melalui proses yang mengutamakan kepatuhan dan tata kelola bisnis, mulai dari penentuan volume sesuai kebutuhan, tender pemasok dengan prinsip GCG, konfirmasi berulang dengan Vivo, pelaksanaan joint surveyor, hingga mekanisme open book dalam negosiasi komersial.

Setelah seluruh proses tersebut terpenuhi, kargo kemudian dibongkar dan diterima oleh BU Swasta Vivo untuk didistribusikan kepada masyarakat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Trending di News