Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Suasana siang yang seharusnya khusyuk di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mendadak berubah mencekam.
Suara ledakan keras memecah ketenangan salat Jumat, membuat guru, siswa, dan warga sekitar panik berhamburan.
Asap membumbung, jeritan minta tolong terdengar, dan kepanikan menyelimuti seluruh area sekolah.
Kepastian soal jumlah peledak diungkapkan langsung oleh Juru Bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana.
“Iya benar ada tujuh peledak,” ucap Mayndra pada Minggu (9/11/2025).
Ia menjelaskan, empat dari tujuh peledak itu meledak di dua lokasi berbeda, sementara tiga lainnya tidak sempat meledak.
Hal tersebut ditemukan saat aparat gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca insiden mengerikan tersebut.
“Tiga tidak meledak,” tutur Mayndra, singkat namun sarat makna.
Peledak yang belum sempat aktif, kini telah disita oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan mendalam.
Kendati begitu, Mayndra belum menjelaskan lebih lanjut jenis bahan peledak yang digunakan dalam peristiwa tersebut.***











