Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

KPK Tangkap Tangan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Diduga Jual Beli Jabatan

badge-check


					KPK melakukan penangkapan tanagn (OTT) terhjadap bupati Pnorogo, Jumat 7 November 2025, Sugiri diduga melakukan transaksi jual beli jabatan. Foto: Instagram@bupatikabupatenponorogo Perbesar

KPK melakukan penangkapan tanagn (OTT) terhjadap bupati Pnorogo, Jumat 7 November 2025, Sugiri diduga melakukan transaksi jual beli jabatan. Foto: Instagram@bupatikabupatenponorogo

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo, Jawa Timur pada hari Jumat, 7 November 2025. Dalam OTT tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berhasil diamankan bersama sejumlah pihak lainnya.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto membenarkan operasi ini. Namun, hingga saat ini KPK belum merinci siapa saja pihak yang turut diamankan selain Bupati Sugiri maupun detail perkara yang sedang diusut.

Tim penyidik masih bekerja di lapangan dan KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan. Dugaan awal berkaitan dengan kasus korupsi promosi jabatan di Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

KPK akan memberikan informasi perkembangan resmi melalui konferensi pers setelah penyidikan lebih lanjut selesai, termasuk kronologi, barang bukti, dan status para tersangka.

Penangkapan kepala daerah dalam OTT KPK masih menjadi modus utama pemberantasan korupsi, dengan kasus terkait proyek, mutasi jabatan, dan perizinan yang sering ditemukan.​​

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Ponorogo pada 7 November 2025, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko diamankan bersama beberapa pihak lainnya. Namun, KPK belum merinci secara resmi berapa jumlah orang yang turut diamankan dalam operasi tersebut.

disebutkan ada beberapa pihak selain bupati turut diamankan dan semuanya masih berstatus terperiksa, sementara tim KPK masih melakukan pemeriksaan di lapangan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan tersebut.​

Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko pada 7 November 2025 diduga terkait dengan praktik korupsi dalam proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Dugaan korupsi ini berupa jual beli jabatan dan promosi jabatan aparatur sipil negara yang dilakukan secara tidak transparan. KPK masih melakukan penyidikan dan memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Sugiri dan pihak-pihak lain yang diamankan dalam kasus ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (66): KKK dari Idealisme Jadi Rasisme

11 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Rudal Houthi Jatuh Lagi di Bandara King Khalid 12 Orang Tewas 309 Lukaluka, Saksi: Mirip Gempa!

11 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Gempa Mag 5.7 di Lepas Pantai Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami Lokasi 209 Km

11 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Hujan Hidrometeorologi Timpa Kota Padang: Terjadi 21 Titik Banjir Bandang dan Longsor

11 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pawai Karnaval Bersih Desa Sidowarek Ngoro: 13 Sound Horek Bikin ‘Gempa’ Jalur Wonorejo-Gerdu Laut

10 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Tiga Gelombang Rudal Houthi Sasar Bandara Riyadh: Tiga Orang Tewas, 31 Lukaluka, Pesawat 320 Rusak Berat

9 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Trending di News