Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Gempa 4.8 di Pulau Tarakan: 4 Rumah, RSUD dan Bandara Juata Alami Kerusakan

badge-check


					Gempa di Pulau Tarakan, Kalimantan Utara, 5 November 2025, tidak ada korban jiwa. Beberap bangunan rumah warga, RSD Tarakan dan Bandara Juanta terjadi kerusakan. Foto: jurnalborneo.com Perbesar

Gempa di Pulau Tarakan, Kalimantan Utara, 5 November 2025, tidak ada korban jiwa. Beberap bangunan rumah warga, RSD Tarakan dan Bandara Juanta terjadi kerusakan. Foto: jurnalborneo.com

Penulis: Mulawarman   |    Editor: Priyo Suwanro

KREDONEWS.COM, TARAKAN-  Walikota Tarakan  dr. Khairul, M.Kes mengimbau masyarakat tenang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian alam gempa  magnitudo 4,8 pada 5 November 2025 di Tarakan.

Gempa magnitudo 4,8 yang mengguncang Kota Tarakan pada 5 November 2025 menimbulkan kerusakan sedang cukup signifikan. Data dari BPBD dan BNPB menyebutkan:

  • Dua unit rumah mengalami kerusakan berat.

  • Dua unit rumah mengalami kerusakan sedang.

  • Tiga pusat perbelanjaan terdampak dan mengalami kerusakan, termasuk ambruknya atap bangunan.

  • Fasilitas publik seperti RSUD dr. Jusuf SK mengalami kerusakan dan pasien sempat dievakuasi.

  • Bandara Juwata Tarakan juga mengalami kerusakan, termasuk plafon ruang tunggu yang ambruk.

  • Guncangan terasa cukup kuat selama sekitar lima detik, menyebabkan kepanikan dan evakuasi warga dari gedung-gedung.

BPBD Tarakan masih melakukan pendataan dan monitoring untuk memastikan tingkat kerusakan serta berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD Provinsi Kaltara dalam penanganan pascagempa.

Oleh karena itu, dampak gempa ini bukan hanya kerusakan bangunan rumah, tetapi juga fasilitas umum penting yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.

Masyarakat diimbau tetap waspada menghindari bangunan yang retak atau rusak sebelum dipastikan aman.​

Rabu malam,  pasien-pasien  RSUD dr H Jusuf SK, dievakuasi keluar gedung, pada malam harinya sudah dikembali ke ruang perawatan. Disebutkan ada beberapa rumah warga terdampak. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Kuota Internet Tak Bakal Hangus, Telkomsel-XL-Isat Terapkan Skema Ini

23 Juni 2026 - 19:14 WIB

Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang, ASDP Tambah 3 Kapal

23 Juni 2026 - 19:02 WIB

Somasi 3 Kali Tak Digubris, Warga Sukodono Adukan Penyerobotan Tanah ke Polres

23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati tentang APBD Jombang 2025

23 Juni 2026 - 11:53 WIB

Kisah Ari Anggara Terulang di Batam, Viral Ibu Tiri Hobi Aniaya Anaknya Hingga Babak Belur

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Status Tahanan Luar Kejaksaan, Roy Suryo Konferensi Pers: Terima Kasih Presiden Prabowo!

23 Juni 2026 - 10:09 WIB

PJ Bupati Cilacap Aulia Fatma: Dugaan 100 Titik MBG Fiktif

23 Juni 2026 - 09:11 WIB

Trending di News