Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwanro
KREDONEWS.COM, TARAKAN- Walikota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengimbau masyarakat tenang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian alam gempa magnitudo 4,8 pada 5 November 2025 di Tarakan.
Gempa magnitudo 4,8 yang mengguncang Kota Tarakan pada 5 November 2025 menimbulkan kerusakan sedang cukup signifikan. Data dari BPBD dan BNPB menyebutkan:
-
Dua unit rumah mengalami kerusakan berat.
-
Dua unit rumah mengalami kerusakan sedang.
-
Tiga pusat perbelanjaan terdampak dan mengalami kerusakan, termasuk ambruknya atap bangunan.
-
Fasilitas publik seperti RSUD dr. Jusuf SK mengalami kerusakan dan pasien sempat dievakuasi.
-
Bandara Juwata Tarakan juga mengalami kerusakan, termasuk plafon ruang tunggu yang ambruk.
-
Guncangan terasa cukup kuat selama sekitar lima detik, menyebabkan kepanikan dan evakuasi warga dari gedung-gedung.
BPBD Tarakan masih melakukan pendataan dan monitoring untuk memastikan tingkat kerusakan serta berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD Provinsi Kaltara dalam penanganan pascagempa.
Oleh karena itu, dampak gempa ini bukan hanya kerusakan bangunan rumah, tetapi juga fasilitas umum penting yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
Masyarakat diimbau tetap waspada menghindari bangunan yang retak atau rusak sebelum dipastikan aman.
Rabu malam, pasien-pasien RSUD dr H Jusuf SK, dievakuasi keluar gedung, pada malam harinya sudah dikembali ke ruang perawatan. Disebutkan ada beberapa rumah warga terdampak. **






