Menu

Mode Gelap

News

Keponakan Sadis Bunuh dan Bakar Nenek Mudmainah 74 Tahun di Medeleg Jombang

badge-check


					Petugas Inafis melakukan pemeriksaan identitas saat warga menemukan ada jasad ditemukan dalam kondisi terbakar di hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan Senin, 3 November 2025.  Foto: Dok/Inafis Perbesar

Petugas Inafis melakukan pemeriksaan identitas saat warga menemukan ada jasad ditemukan dalam kondisi terbakar di hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan Senin, 3 November 2025. Foto: Dok/Inafis

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWWS.COM, JOMBANG– Polisi Jombang telah menangkap satu tersangka pelaku pembunuhan nenek Mudmainah (74), warga Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur.

Tersangka merupakan keponakan korban sendiri, berinisial S (49), yang sering datang ke rumah korban dan dikenal akrab dengan keluarga. Kasus ini berawal dari laporan tentang hilangnya korban dan kendaraan miliknya pada Senin, 3 November 2025.

Motivasi kasus pembunuhan nenek Mudmainah diduga karena tindak perampokan dan masalah utang-piutang. Pelaku, yang merupakan keponakan korban dan bekerja sebagai rentenir, diduga membunuh korban di rumahnya dengan cara memukul menggunakan benda tumpul.

Setelah korban tewas, pelaku membawa jasad korban menggunakan mobil korban dan membakarnya di hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan, untuk menghilangkan jejak.

Barang-barang berharga korban seperti perhiasan dan mobil juga hilang, menguatkan dugaan motif perampokan dalam pembunuhan ini. Polisi masih mendalami kasus ini untuk memastikan motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain

Demikian penjelasan Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra memberikan keterangan saat dikonfrimasi wartawan,  setelah berhasil mengamankan tersangka pelaku pembunuhan itu, Selasa 4 November 2025, di Mapolres Jombang.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi terbakar di hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Polisi menemukan adanya pendarahan di kepala korban yang mengindikasikan pembunuhan sebelum mayat dibakar.

Pelaku mengaku dan menunjukkan lokasi tempat membuang korban serta menyembunyikan barang bukti, termasuk perhiasan korban dan mobil Toyota Kijang Innova Reborn yang digunakan pelaku.

Pemeriksaan dan penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif pasti dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kronologi 

  • Pada Senin pagi, 3 November 2025 sekitar pukul 07.30 WIB, keluarga tidak mendapati nenek Mudmainah di rumahnya di Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang. Keluarga mendapat kabar dari pamannya bahwa ibu mereka tidak ada di rumah, dan mobil yang biasa dipakai juga hilang.

  • Keluarga kemudian melaporkan hilangnya nenek Mudmainah ke polisi.

  • Polisi mendatangi rumah korban pada siang hari Senin itu, saat keluarga sedang berkumpul termasuk tersangka S, yang merupakan keponakan korban dan seorang rentenir.

  • Di kamar korban ditemukan bercak darah di sarung bantal, dan sprei tempat tidur hilang, menandakan terjadi kekerasan fisik di rumah korban.

  • Polisi mencurigai tersangka S karena dia kerap datang ke rumah korban dan menggunakan sepeda motor dengan plat nomor tertutup lumpur, sama seperti yang sering terlihat di rumah korban sebelum kejadian.

  • Pada malam hari Senin, sekitar pukul 18.30 WIB, ditemukan mayat nenek Mudmainah dalam kondisi terbakar di kawasan hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan.

  • Setelah identifikasi, mayat tersebut dipastikan adalah nenek Mudmainah.

  • Autopsi menunjukkan korban mengalami pendarahan di kepala sebelum meninggal, yang mengindikasikan pembunuhan melalui kekerasan.

  • Tersangka kemudian mengaku dan menunjukkan lokasi pembuangan mayat serta menyembunyikan barang bukti seperti perhiasan korban dan mobil Toyota Kijang Innova Reborn yang digunakan untuk membawa jasad korban.

  • Kasus ini diduga bermotif perampokan dan utang-piutang karena tersangka adalah rentenir yang mempunyai hubungan keluarga dekat dengan korban.

Penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif lebih dalam dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hotel Mira Ajyad 300 M dari Masjidil Haram Terbakar, Langganan Jamaah Indonesia

14 Maret 2026 - 00:28 WIB

KPK Menyita Uang dan Aset Yaqut Total Senilai Rp 100 Miliar

13 Maret 2026 - 23:36 WIB

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak Barat, CENTCOM Bantah Kena Tembak

13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Luka Bakar 24 % dan Operasi Retina Mata, Wakor KontraS Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras

13 Maret 2026 - 18:28 WIB

KPK Meringkus Bupati Cilacap Syamsul, Pejabat Ketiga dari PKB yang Terjaring OTT

13 Maret 2026 - 17:48 WIB

Tinjau Pospam, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Jombang Bagikan Taliasih

13 Maret 2026 - 17:04 WIB

Bareskrim Sita 51 Kg Emas dan Uang Tunai Rp7,3 Miliar di Surabaya dan Sidoarjo

13 Maret 2026 - 16:49 WIB

Lebaran Penuh Senyum, Semua Aparatur Pemkot Mojokerto Terima THR

13 Maret 2026 - 12:54 WIB

Hangatnya Ramadan di Mojokerto: Ning Ita Berbuka dengan Anak Yatim

13 Maret 2026 - 08:39 WIB

Trending di News