Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, KEDIRI- Ribuan massa berpakaian dominan hitam menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Kediri Kota, Sabtu sore, 30 Agustus 2025.
Pantauan di lokasi, massa bergerak dari Taman Sekartaji menuju Mapolres Kediri Kota dan sempat melakukan orasi singkat sebelum melemparkan berbagai benda ke arah petugas. Bahkan, bom Molotov.
Petugas kepolisian sempat menyemprotkan water canon untuk membubarkan massa. Namun situasi semakin memanas ketika massa bergeser ke arah utara dan melakukan perusakan di kantor metrologi.
Tiga mobil polisi digulingkan dan fasilitas di SPKT Polres Kediri Kota menjadi sasaran pelemparan.
Kericuhan berlanjut hingga ke bagian timur Mapolres Kediri Kota. Dua motor di area parkir dibakar massa, sementara satu mobil polisi kembali digulingkan.

Demo di Polres Kediri
Total empat mobil polisi mengalami kerusakan parah dan tiga unit motor hangus terbakar.
Aksi baru mereda setelah aparat menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa. Saat ini, kondisi di sekitar Polres Kediri Kota berangsur kondusif setelah kerusuhan yang sempat berlangsung mencekam.
Menurut salah satu pendemo, sebut saja Sugeng, 63, yang ikut demo, dirinya merasa puas sudah melampiaskan kekesalan dan kekecewaan pada aparat.
“Tidak ada kata damai jika tidak perang,” tuturnya meskipun ia menyesalkan tindakan anarkis yang terjadi. Setahu saya ada banyak remaja yang ikut demo`”
Setelah dari Polres Kediri Pendemo bergerak ke Gedung DPRD mereka merusak dan membakar bangunan. Sampai berita ditulis aksi bakar masih terjadi.***