Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Bawa Rombongan Lebihi Kuota, Lamaran Pria Ditolak Keluarga Calon Mempelai Perempuan

badge-check


					Saat lamaran (foto tangkap layar) Perbesar

Saat lamaran (foto tangkap layar)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SIDOARJO-Wahyu Hidayat (37), warga Desa Krembangan, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo. Niatnya melamar sang kekasih berujung penolakan hanya karena membawa tamu terlalu banyak.

Padahal, persiapan telah ia lakukan matang-matang untuk menikahi perempuan yang dikenalnya lima bulan ini. Kisah Wahyu pun sempat viral di media sosial.

Lamaran berlangsung Minggu (22/6/2025) di rumah keluarga calon mempelai wanita seorang guru PAUD di kawasan Warugunung, Surabaya. Wahyu telah menyiapkan cincin, kalung, baju, sepatu, hingga handphone, dengan total biaya belasan juta rupiah.

“Saya sudah keluar banyak, semua niatnya baik. Tapi saat acara selesai, tiba-tiba saya ditolak. Alasan mereka, saya bawa tamu terlalu banyak,” ujar Wahyu saat ditemui detikJatim, Rabu (13/8/2025).

Sebelumnya, ada kesepakatan bahwa jumlah tamu dari pihak laki-laki dibatasi maksimal 25 orang. Namun, karena antusias keluarga dan kerabat, jumlah yang hadir membludak hingga sekitar 40 orang.

“Yang datang itu semua keluarga dan teman dekat. Saya nggak nyangka itu akan jadi masalah besar. Tiba-tiba pas acara selesai, saya dipanggil sendirian dan dibilang: ‘Kenapa tamunya banyak sekali? Sudah, batal saja lamarannya.’ Saya nggak bisa berkata apa-apa lagi,” tuturnya.

Yang membuatnya makin kecewa, keluarga pihak wanita tidak menyampaikan langsung pembatalan lamaran kepada keluarganya. Kabar itu justru diketahui keluarga Wahyu dari media sosial.

“Keluarga saya tahunya malah dari TikTok. Mereka lebih kecewa lagi karena selama ini mengira semua berjalan baik,” ungkapnya.

Calon pasangannya adalah seorang guru PAUD berusia 27 tahun. Mereka dikenalkan lewat teman, lalu intens bertemu selama lima bulan terakhir.

“Setiap Sabtu-Minggu kami jalan bareng, saya juga pernah jemput dan nganterin kerja. Saya pikir ini akan jadi hubungan yang serius,” kata Wahyu lirih.

Wahyu mengaku sempat terpukul dan mengalami depresi berat selama satu minggu setelah peristiwa penolakan itu.

“Waktu itu saya syok, sempat nggak bisa tidur, bahkan sempat berpikir buat bunuh diri,” ungkap Wahyu saat ditemui detikJatim Rabu (13/8/2025).

Kini, hubungan tersebut benar-benar berakhir. Wahyu mengaku belum mendapat kabar lagi dari mantan calon istrinya.

“Yang minta saya melamar justru dari pihak perempuan, dan katanya orang tuanya juga setuju. Bahkan yang menentukan tanggalnya juga orang tua dari pihak perempuan,” katanya.

“Saya cuma bisa pasrah. Yang penting saya sudah niat baik. Tapi kalau ditolak hanya karena tamu kebanyakan, ya saya juga nggak bisa paksa,” pungkasnya.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

2 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak sampai Akhir November 2026

1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Trending di Nasional