Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Air India yang Jatuh Membawa 242 Orang, Tidak Ada yang Selamat

badge-check


					Tidak ada tanda kehidupan di puing Air India Perbesar

Tidak ada tanda kehidupan di puing Air India

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Polisi Ahmedabad mengatakan tidak ada korban selamat setelah pesawat penumpang tujuan London dengan 242 penumpang jatuh pada hari Kamis. Pihak berwenang juga mengatakan bahwa mungkin ada lebih banyak korban tewas di perguruan tinggi kedokteran tempat pesawat itu jatuh.

“Tampaknya tidak ada yang selamat dalam kecelakaan itu,” kata komisaris polisi kota GS Malik kepada AFP. “Dan karena pesawat itu jatuh di daerah yang merupakan pemukiman dan terdapat beberapa kantor, ada lebih banyak korban juga”.

Pesawat yang sedang dalam perjalanan menuju London itu jatuh di kawasan permukiman, lima menit setelah lepas landas dari Bandara Sardar Vallabhbhai Patel di Gujarat. Gambar-gambar kecelakaan pesawat yang beredar di media sosial memperlihatkan gumpalan asap hitam di langit.

Di antara 242 penumpang, 169 penumpang adalah warga negara India, 53 warga negara Inggris, tujuh warga negara Portugis, dan satu warga negara Kanada. Mantan Kepala Menteri Gujarat Vijay Rupani juga diduga berada di dalam pesawat Air India menuju London.

PM Modi telah meninjau situasi dan memerintahkan operasi penyelamatan dan bantuan. Menteri Penerbangan Sipil Ram Mohan Naidu dan Menteri Dalam Negeri Amit Shah sedang dalam perjalanan ke Ahmedabad untuk menilai situasi.

Pesawat jet penumpang, yang menuju Bandara Gatwick London, mengeluarkan sinyal marabahaya sebelum kehilangan kontak dengan Kontrol Lalu Lintas Udara, berdasarkan data dari layanan pelacakan penerbangan Flightradar24.

Panggilan darurat “Mayday” datang hanya beberapa menit setelah keberangkatan dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel.

Menurut Flightradar24, penerbangan Air India kehilangan sinyal pada pukul 08:08 UTC (13:38 IST), kurang dari satu menit setelah lepas landas, pada ketinggian hanya 625 kaki.***

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Kereta Cepat Tiongkok Pecahkan Rekor Akselerasi dari 0 hingga 800 km/jam dalam 5 detik

16 Agustus 2026 - 18:47 WIB

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Trending di Internasional