Menu

Mode Gelap

Life Style

5 Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Minum Matcha

badge-check


					Matcha juga berinteraksi dengan obat Perbesar

Matcha juga berinteraksi dengan obat

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Popularitas matcha sedang meroket. Hampir setiap cafe kini menyediakan opsi minuman dari bubuk teh hijau khas Jepang tersebut. Bahkan, saking populernya matcha, stoknya mulai langka di Jepang sehingga harganya mulai merangkak naik.

Menurut ahli gizi Lacey Dunn, matcha memang menawarkan berbagai manfaat seperti menenangkan pikiran, meningkatkan fungsi otak, hingga mendukung kesehatan jantung dan pencernaan. Kendati begitu, kandungan kafein di dalamnya bisa menjadi bumerang bagi sebagian orang.

“Matcha bisa menyebabkan kecemasan, susah tidur, mudah marah, atau sakit kepala bagi mereka yang sensitif terhadap kafein,” ujar Dunn seperti dikutip EatingWell, Jumat (15/5/2025).

Meski jumlah kafeinnya lebih rendah dibanding kopi, efeknya bisa lebih lama bertahan karena adanya L-theanine, asam amino yang memberi efek relaksasi sekaligus meningkatkan fokus. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, kombinasi ini tetap bisa memicu ketegangan dan gangguan tidur.

Konsumsi matcha dalam dosis tinggi juga dapat mempengaruhi fungsi hati dan proses detoksifikasi dalam tubuh. Risiko ini terutama meningkat jika matcha dikonsumsi dalam bentuk suplemen teh hijau dosis tinggi. Dunn pun mengingatkan, matcha juga bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat.

“Kalau kamu punya kondisi medis tertentu atau sedang dalam pengobatan, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum rutin mengkonsumsi matcha,” ujarnya.

Berikut adalah kelompok yang tidak direkomendasikan minum matcha:

–  Orang yang memiliki gangguan tidur
– Orang yang memiliki masalah fungsi hati
– Orang yang sensitif terhadap kafein
– Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah
– Orang yang punya masalah terhadap penyerapan zat besi

Meskipun ada efek samping, bukan berarti matcha harus dihindari sepenuhnya. Dalam jumlah yang wajar, matcha tetap menawarkan berbagai manfaat kesehatan seperti, menurunkan stres berkat L-theanine yang membantu meningkatkan hormon serotonin dan GABA.

Selain itu kombinasi L-theanine dan kafein mampu meningkatkan fokus tanpa rasa gelisah seperti kopi sehingga meningkatkan daya ingat. Matha juga mendukung kesehatan jantung karena kandungan antioksidan jenis katekin yang bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah.

Matcha juga bisa melawan radikal bebas dengan kandungan EGCG (epigallocatechin gallate) yang diyakini bisa menurunkan risiko kanker dan peradangan otak. Juga, bisa menstabilkan gula darah dengan kandungan quercetin dalam matcha membantu mengatur sensitivitas insulin hingga mendukung pencernaan, sebab EGCG juga bermanfaat untuk menyeimbangkan mikrobiota usus.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekali Suntik Rp 35 Miliar untuk Obati Penyakit SMA

9 Maret 2026 - 15:31 WIB

Dokter Hewan Bongkar “Operasi Kosmetik” di Kontes Unta Oman

8 Maret 2026 - 21:00 WIB

Syuting Film ‘Suzzanna’, Luna Maya Nyaris Tenggelam saat Jalani Adegan Ekstrem

5 Maret 2026 - 20:50 WIB

Penyebab dan Penjelasannya Perut Perih saat Puasa

4 Maret 2026 - 13:54 WIB

Blackpink Pecahkan Rekor lewat ‘Deadline’, Raih 1,4 Juta Penjualan di Hari Pertama

3 Maret 2026 - 20:46 WIB

Cara Bikin Setup Nanas Cocok untuk Buka Puasa

2 Maret 2026 - 14:47 WIB

13 Tahun Ramalan Cak Nun Jadi Kenyataan: AS-Israel Menyerang Iran!

1 Maret 2026 - 18:02 WIB

Yerin Ha Perjuangkan Representasi Asia di Hollywood

1 Maret 2026 - 16:15 WIB

Punya Kandungan Omega 3 yang Tinggi, Ini Manfaat Ikan Teri untuk Kesehatan

27 Februari 2026 - 21:07 WIB

Trending di Life Style