Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Mulai 15 Mei 2025, Bupati Jombang Tetapkan Program Satu Pasang Pengantin Satu Pohon

badge-check


					Launching program Perbesar

Launching program "Satu Pasang Pengantin Satu Pohon" oleh Bupati Jombang H Warsubi dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis, 15 Mei 2025. Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Wibisono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Bupati Jombang, H Warsubi, pada Kamis, 15 Mei 2025, resmi meluncurkan program inovatif yang mewajibkan setiap pasangan calon pengantin yang akan menikah untuk menanam minimal satu pohon.

Launching program “Satu Pasang Pengantin Satu Pohon” oleh Bupati Jombang H Warsubi dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis, 15 Mei 2025. Acara ini merupakan bagian dari akselerasi 100 hari kerja Bupati yang juga meluncurkan beberapa program unggulan lainnya.

Program ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat, khususnya pasangan pengantin, dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Jombang.

Penanaman pohon dijadikan sebagai simbol harapan dan komitmen pasangan pengantin untuk menjaga lingkungan, sejalan dengan momen sakral pernikahan mereka.

Setiap pasangan diwajibkan menanam minimal satu pohon sebagai bagian dari proses pernikahan mereka.

Launching program “Satu Pasang Pengantin Satu Pohon” oleh Bupati Jombang H Warsubi dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis, 15 Mei 2025. Instagram@jombanginformasi_

Ketentuan menanam pohon ini telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Kabupaten Jombang dan mulai diberlakukan sejak 15 Mei 2025.

Bupati Jombang, H Warsubi, tidak menentukan jenis pohon tertentu yang wajib ditanam oleh pasangan pengantin.

Program yang diluncurkan mewajibkan setiap pasangan yang akan menikah untuk menanam minimal satu pohon dengan jenis bebas, asalkan pohon tersebut berkayu. Jadi, pasangan pengantin dapat memilih jenis pohon kayu apa saja sesuai kemampuan dan ketersediaan, tanpa adanya ketentuan jenis pohon spesifik dari pemerintah.

Program ini menjadi salah satu dari empat program unggulan Bupati Jombang dalam 100 hari kerja pertamanya. Melalui program ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih hijau dan sehat di Jombang.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam, dimulai dari momen penting dalam kehidupan pribadi, yaitu pernikahan.

Program menanam pohon bagi pasangan pengantin di Jombang merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan tradisi sosial, sekaligus menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada generasi baru.

Rata-rata jumlah pasangan yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Jombang setiap bulan diperkirakan sekitar 860 pasangan.

Hal ini berdasarkan data jumlah pernikahan di Jombang selama tahun 2022 yang mencapai sekitar 10.378 pernikahan. Jika dibagi rata per bulan, maka sekitar 865 pasangan menikah setiap bulan di Jombang.

Data ini merupakan gambaran umum tanpa pembagian spesifik per KUA kecamatan, namun memberikan estimasi kasar jumlah pernikahan bulanan di wilayah Jombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Binhad dan Kuswartono Serahkan Buku kepada Eri Cahyadi: Ir Soekarno Lahir di Ploso Jombang 1 Juni 1902

28 Juni 2026 - 15:13 WIB

LEAF71+Noyron Hasilkan Mesin Jet AI Berkecepatan 28.000/ Jam

28 Juni 2026 - 13:31 WIB

Dr Lee woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (27): Kaum Illuminati dan Revolusi Prancis

27 Juni 2026 - 16:44 WIB

Juragan Percetakan Tuduh Tiga Pegawai Mencuri, 21 Hari Dirantai dan Minta Tebusan Rp50 Juta

27 Juni 2026 - 16:18 WIB

Belanda Umumkan Kode Merah: Suhu 39°C Bikin Aspal Meleleh dan Dehidrasi

27 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wartawan Diundang Keluar, Presiden Prabowo Ingin Berdiskusi dari Hati ke Hati Bersama Rektor dan Dosen

27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Pemkot Surabaya Launching Buku: Bung Karno, Arek Surabaya!

27 Juni 2026 - 10:29 WIB

Korban Meninggal Latsarmil KDMP Jadi 4 Orang, Kemenhan Lakukan Evaluasi Prosedur

27 Juni 2026 - 09:58 WIB

Trending di News