Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Bila Ada Gangguan Ginjal, Seringkali Kerusakan Sudah Parah, Kok Bisa?

badge-check


					Bila Ada Gangguan Ginjal, Seringkali Kerusakan Sudah Parah, Kok Bisa? Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Gangguan pada ginjal seringkali tidak disadari hingga kondisinya sudah parah. Hal ini disampaikan oleh Dr. Tirtawati Wijaya dalam kanal kesehatannya di YouTube, April 2025. Ia menekankan pentingnya mengenali gejala dan melakukan pemeriksaan rutin sebagai bentuk pencegahan.

“Ginjal adalah organ vital yang berfungsi utama untuk detoksifikasi, mengeluarkan racun dari tubuh melalui urin,” jelas Dr. Tirta Wijaya. Setiap orang normal memiliki dua ginjal yang terletak di sisi kanan dan kiri pinggang. Kedua ginjal ini bekerja secara simultan dan saling mendukung.

Menurutnya, jika hanya satu ginjal yang rusak, masih belum bisa menimbulkan gejala, karena ginjal lainnya akan menggantikan fungsinya, Masalah baru terasa ketika kerusakan sudah terjadi pada kedua ginjal.

“Kalau seseorang sudah merasakan tanda-tanda gangguan ginjal, artinya kerusakan sudah beratnya. Saat itu, tindakan medis biasanya sudah kurang efektif,” tegasnya.

Daripada menunggu munculnya gejala, Dr. Tirta menyarankan masyarakat untuk fokus pada pencegahan. “Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Lakukan deteksi dini meskipun tidak ada keluhan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemeriksaan rutin bisa membantu menemukan masalah ginjal lebih awal dan meningkatkan peluang pemulihan.

“Kalau tidak dilakukan pencegahan dan deteksi dini, maka saat kedua ginjal rusak, sudah sangat terlambat untuk ditangani,” tutupnya.

Dr. Tirta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal dengan menerapkan gaya hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan medis.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dr Lee woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Trending di Life Style