Menu

Mode Gelap

Internasional

Jika Jepang Alami Gempa Besar Kerugian $1,8 Triliun dan Menewaskan 300.000 Orang

badge-check


					Petugas polisi ikut serta dalam operasi pencarian jenazah orang-orang yang hilang setelah bencana gempa bumi dan tsunami 11 Maret 2011 di Namie, prefektur Fukushima Perbesar

Petugas polisi ikut serta dalam operasi pencarian jenazah orang-orang yang hilang setelah bencana gempa bumi dan tsunami 11 Maret 2011 di Namie, prefektur Fukushima

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Ekonomi Jepang bisa kehilangan sebanyak $1,81 triliun jika terjadi gempa besar yang telah lama diantisipasi di lepas pantai Pasifiknya, yang dapat memicu tsunami dahsyat, runtuhnya ratusan bangunan dan berpotensi menewaskan sekitar 300.000 orang, kata laporan pemerintah pada hari Senin.

Kerusakan ekonomi yang diperkirakan mencapai 270,3 triliun yen, atau hampir separuh dari total produk domestik bruto (PDB) negara itu, naik tajam dari perkiraan sebelumnya sebesar 214,2 triliun yen karena perkiraan baru tersebut memperhitungkan tekanan inflasi dan data medan dan darat terkini yang telah memperluas area banjir yang diantisipasi, laporan Kantor Kabinet menunjukkan.

Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang paling rawan gempa bumi, dan pemerintah memperkirakan sekitar 80% kemungkinan terjadinya gempa bumi berkekuatan 8 hingga 9 skala Richter di sepanjang zona dasar laut bergetar yang dikenal sebagai Palung Nankai.

Berdasarkan skenario terburuk, berdasarkan potensi gempa berkekuatan 9 skala Richter di wilayah tersebut, Jepang kemungkinan akan mengalami 1,23 juta pengungsi atau 10% dari total populasinya. Sebanyak 298.000 orang dapat meninggal akibat tsunami dan bangunan runtuh jika gempa terjadi larut malam di musim dingin, menurut laporan tersebut.

Palung ini berada di lepas pantai Pasifik barat daya Jepang dan membentang sejauh sekitar 900 km (600 mil), tempat Lempeng Laut Filipina menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Akumulasi tekanan tektonik dapat mengakibatkan gempa besar kira-kira sekali dalam 100 hingga 150 tahun.

Tahun lalu, Jepang mengeluarkan peringatan gempa besar pertamanya yang menyebutkan bahwa ada “peluang relatif lebih tinggi” terjadinya gempa berkekuatan 9 SR di palung, setelah gempa berkekuatan 7,1 SR terjadi di tepi palung.

Gempa berkekuatan 9 skala Richter tahun 2011 yang memicu tsunami dahsyat dan hancurnya tiga reaktor di pembangkit listrik tenaga nuklir di timur laut Jepang menewaskan lebih dari 15.000 orang.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Surat dari Iblis’ Milik Biarawati Abad ke-17 Akhirnya Berhasil Diuraikan

18 Maret 2026 - 20:54 WIB

5.000 Tentara AS dari Jepang Mendarat di Timur Tengah

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Hadiah 10 Juta Dolar untuk Informasi Tokoh Senior Iran

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Batu Empedu Sapi Kini Lebih Berharga daripada Emas

12 Maret 2026 - 15:08 WIB

Trump Ancam Iran, Harga Minyak Turun

10 Maret 2026 - 15:56 WIB

Inter/Act: Merayakan Lintas Budaya Lewat Seni Kontemporer

7 Maret 2026 - 08:33 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Penculikan dan Pembunuhan Igor Kamarov, Polda Bali Tetapkan Enam Tersangka WNA yang Telah Melarikan Diri

3 Maret 2026 - 16:38 WIB

Departemen Perang AS Memutuskan Serang Iran Gunakan AI

3 Maret 2026 - 16:34 WIB

Trending di Internasional