Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Dwi Nur Iman Minta Maaf, karena Membuat Laporan Palsu Korban Begal di Bypass Mojoagung

badge-check


					Diapit oleh Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas SH dan anggota polisi lainnya, pemuda bernama Dwi Nur Iman, 24, membuat video klarifikasi dan permohonan maaf, karena telah membuat laporan palsu sebagai korban begal di jalan bypass Mojoagung, Sabtu 29 Maret 2025.
Tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Diapit oleh Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas SH dan anggota polisi lainnya, pemuda bernama Dwi Nur Iman, 24, membuat video klarifikasi dan permohonan maaf, karena telah membuat laporan palsu sebagai korban begal di jalan bypass Mojoagung, Sabtu 29 Maret 2025. Tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Wibisono   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Suasana pas untuk meminta permohonan maaf bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, 31 Maret 2025. Hal itu pula yang yang dilakukan Dwi Nur Iman, 24, membuat video pernyataan klarifikasi dan permohonan maaf, karena mengaku menjadi korban pembegalan di Bypass Mojoagung, Jombang, ternyata itu tidak benar.

Sebelumnya, Dwi Nur warga dusun Kandanga, desa Carangrejo, kecamatan Kesamben, Jombang, bahwa pada hari Sabtu pukul 19.30 WIB, 29 Maret 2025  mengaku menjadi korban pembegalan di bypass Mojoagung. Ternyata dia mengaku berbohong.

Kebohongannya terbongkar setelah Kapolsek Mojoagung,  Kompol Yogas, S.H, bersama Satreskrim Polres Jombang melakukan penyelidikan. Ternyata berhasil menguka kebohongan Dwi Nur, seperti sebuah video yang diunggah olek akun instagram@jombanginformasi_.

Saat diinterogasi, Dwi Nur Iman mengakui bahwa laporannya itu hanyalah kebohongan belaka. Dalam klarifikasinya, Dwi menyatakan bahwa ia merasa malu, karena tidak membawa uang untuk lebaran dan menciptakan cerita palsu untuk menutupi situasi tersebut.

Dia mengungkapkan: “Laporan saya dibegal di Bypass Mojoagung tidak benar dan saya tidak mengalami kerugian apapun. Itu semua saya lakukan untuk menutupi kesalahan saya kepada keluarga.”

 Permintaan maafnya ini disampaikan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan menemukan kejanggalan dalam ceritanya, yang akhirnya mengarah pada pengakuan bahwa ia telah berbohong.

Dwi berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi dirinya dan orang lain untuk selalu jujur dalam melaporkan kejadian, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Karena sudah mengaku berbohong, maka pihak aparat kepolisian minta agar Dwi Nur Iman membuat pernyataan terbuka, mengingat laporan palsunya sudah beredar luas di media sosial.

Akirnya, Dwi membuat pengakuan terbuka bahwa dirinya berbohong dan secara pribadi minta maaf kepada aparat kepolisian, dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kepsek SMPN 18 Pukul Siswa Gegara tak Pakai Seragam Lurik, Kombes Pol Ganis Setyaningrum Turun Tangan

27 September 2026 - 00:01 WIB

Kombes Pol Setyaningrum Tangani Langsung Kasus Kekerasan terhadap Siswa SMP 18 Kota Malang

26 September 2026 - 23:49 WIB

Launching Media APPI: Menyuguhkan Talkshow ‘Jangan Asal Viral’

26 September 2026 - 22:57 WIB

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Trending di News