Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gus Thuba Deklarasikan Yakusa Meneges di Kediri, Ternyata Ini Maknanya

badge-check


					Gus Thuba, cucu Gus Mik, Sabtu 9 Mei 2026, mendeklarasi sebuah gerakan dan ormas bernaman Yakusa Meneges. Fito: ist Perbesar

Gus Thuba, cucu Gus Mik, Sabtu 9 Mei 2026, mendeklarasi sebuah gerakan dan ormas bernaman Yakusa Meneges. Fito: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.CON, KEDIRI— Malam Sabtu itu, suasana Bukit Daun Hotel & Resort, Kota Kediri, berubah sakral namun mendebarkan. Tamunya hampir semua mengenakan pakaian serba hitam.

Ternyata memang bukan pertemuan biasa—ini momen bersejarah: Gus Thuba bin Abdul Mu’thi, cucu kandung ulama kharismatik Gus Mi (KH Hamim Djazuli), secara resmi mendeklarasikan Organisasi Masyarakat Yakusa Meneges

Acara berlangsung tepat seusai salat Isya, di hadapan ratusan tokoh agama, pejabat daerah, aparat kepolisian, dan pemuda lintas wilayah.

Sekali dengar nama “Yakusa”, banyak langsung terbayang geng kriminal Jepang. Tapi Gus Thuba, dengan sorot mata tegas dan nada tenang khas keturunan pesantren, segera meluruskan makna aslinya .

Yaqutul Ukhuwah, Sholahun wa ‘Ibadah—itulah kepanjangan sejatinya. Artinya: Permata Persaudaraan, Kunci Kesalehan dan Pengabdian itulahb singkat ‘Yakusa’. Sedangkan ‘Meneges’ adalah identitas tanah leluhur kami, bukan lambang kekerasan apalagi kejahatan,” tegasnya memecah keheningan malam .

Lahir dari warisan ajaran Gus Mi yang dikenal tegas, namun sangat merangkul siapa pun yang ingin berubah, organisasi ini hadir sebagai wadah transformasi.

Gus Thuba menjelaskan: ini tempat bagi mereka yang dulu tersesat, pernah terjerumus kenakalan atau kemaksiatan, untuk kembali ke jalan lurus, jadi “prajurit kebaikan” yang membela lemah dan menegakkan keadilan .

Dalam pidatonya, ia bacakan semangat inti: “Dulu Yakusa identik ujungnya nista, kini kami ubah maknanya jadi zuhud abadi. Kami bukan lawan negara—kami mitra aparat, tangan kanan masyarakat untuk berantas ketidakadilan, termasuk jika ada oknum pejabat atau tokoh agama yang melenceng” . Kata pria itu mengenakan semi jas warna hitam, sewarna dengan dress code malam itu.

Pj Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut hangat: “Ini kelanjutan perjuangan Gus Mi yang tak pernah menutup pintu pertobatan bagi siapa pun. Semoga jadi cahaya, bukan bara”.

Dihadiri Kapolres Kediri, deklarasi ditutup dengan janji setia seluruh anggota: setia pada Tuhan, jaga damai, lindungi warga, dan taat hukum.

Malam itu, Yakusa Meneges berdiri kokoh di Kediri—sebuah bukti: tak ada jalan yang tertutup bagi perubahan, dan kekuatan sejati selalu lahir dari ketulusan hati melindungi sesama. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

10 September 2026 - 21:46 WIB

Tim SAR Gabungan temulan satu jaket pelampung dan botol putih, tetapi belum bisa dipastikan yang dikenakan para jurnalis, Rabu 10 September 2026. Foto: okezone

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Trending di News