Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga
KREDINEWS.COM-SURABAYA: Suasana sore di jalan Mastrip no. 45 Kota Surabaya terasa begitu hangat. Sejumlah pria berseragam coklat dan ibu-ibu berseragam kuning tua berdiri di tepi jalan, membagikan takjil kepada pengendara yang melintas, Senin 17 Maret 2025
Mereka adalah para anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Surabaya dan Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI). Meskipun usia mereka sudah tak muda lagi, semangat berbagi tetap membara di hati.
Kegiatan ini juga dibantu oleh Pemuda Panca Marga (PPM), yang dengan sigap turut menyalurkan paket takjil kepada masyarakat.
Ketua LVRI Surabaya, Kolonel Purn Gitoyo, SE. MM. menegaskan bahwa kegiatan ini selain mengenalkan Veteran dan berbagi.tetapi juga mengenang jasa para pejuang terdahulu.
Baca juga
5 Kebiasan Penyebab Otak Busuk dan 7 Cara Mencegahnya
Kritik Bivitri Susanti: Rapat RUU TNI di Hotel Mewah: Perkara Efisiensi, Urgensi dan Transparansi
“Kegiatan ini kita peduli ke masyarakat dan silaturahmi, barangkali masyarakatnya belum mengenal Veteran. Kebetulan pas Ramadan kami berbagi takjil,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa veteran tidak melupakan dalam perjuangan dahulu, para pejuang mendapatkan logistik dari penduduk sekitar.

“Dulu pejuang mendapatkan bantuan dari masyarakat, entah air minum, entah telur, entah kelapa. Sekarang, kami yang berbagi kepada masyarakat, meskipun takjil sederhana.” tuturnya.
Sementari itu, Ketua PIVERI Surabaya, Neny Indriati, menyampaikan bahwa bulan Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi. “Pembagian takjil di bulan Ramadan, bulan yang sangat baik untuk berbagi dengan masyarakat di sekitar sini. Mungkin ada yang lewat dan sudah waktunya berbuka, jadi bisa langsung makan di jalan,” katanya. Ia menambahkan bahwa jumlah paket takjil yang dibagikan lebih dari 500 paket.
Sementara itu, Sekretaris PIVERI, Nur Aini, mengatakan bahwa aksi ini juga sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah. “Ini sebagai pengenang perjuangan dulu. Sewaktu berjuang, makanan juga diberikan oleh masyarakat setempat. Jadi ini juga mengenang,” ujarnya.
Di sisi lain, Wiwik Lukito menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mempererat hubungan dengan masyarakat. “Acara ini bisa mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan ibu-ibu PIVERI Cabang Kota Surabaya.” ujarnya
Wiwik juga menyampaikan bahwa meskipun usia sudah tidak muda namun PIVERI sangat bahagia sekali dan semangat. Biarpun kita tua-tua, kita masih semangat,” katanya penuh antusias.
Kegitan ini adalah mempererat tali persaudaraan dan tali silaturahim serta tidak melupakan sejarah bangsa merupakan dasar menuju indonesia emas.***






