Menu

Mode Gelap

Nasional

Warga Pacarpeluk Temukan Jasad Tanpa Kepala Parit Dusun Mireng Megaluh Jombang

badge-check


					Petugas melakukan evakuasi temuan jasad pria tanpa kepala di saluran irigasi Dusun Mireng, Desa Dukuharum, Megaluh, Jombang. Rabu siang, 12 Februari 2025. Instagram@wargajombang/dianakusuma08 Perbesar

Petugas melakukan evakuasi temuan jasad pria tanpa kepala di saluran irigasi Dusun Mireng, Desa Dukuharum, Megaluh, Jombang. Rabu siang, 12 Februari 2025. Instagram@wargajombang/dianakusuma08

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Warga Dusun Mireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala di saluran irigasi. Mayat tersebut ditemukan pada Rabu, 12 Februari 2025.

Kondisi mayat tanpa busana dan sudah membusuk. Identitas korban masih menjadi misteri, tetapi diperkirakan pria berumur 20 hingga 30 tahun. Polisi menduga pria tersebut adalah korban mutilasi. Awalnya, mayat tersebut sempat dikira orang-orangan sawah.

Demikian penjelasan Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan saat memberikan keterangan kepada wartawan, terkait penemuan mayat tanpa kepala di Dusun Mireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Rabu 12 Feberuai 2025.

Mayat ditemukan oleh Ahmad Alimin (57), warga Desa Pacarpeluk, Megaluh, Jombang, yang hendak memancing ikan sekitar pukul 12:00 WIB.

Saksi mengira mayat tersebut adalah orang-orangan sawah karena posisinya tengkurap dengan kaki dan tangan masuk ke dalam air. Karena curiga tidak ada kepala, saksi mengajak temannya untuk mengecek yang ternyata adalah mayat1.

Kepala Dusun Mireng, Retno Handayani, mengatakan mayat ditemukan di pematang air sawah dengan kondisi yang sudah parah dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Saat ditemukan, mayat tidak mengenakan busana. Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi, termasuk dari pemilik sawah.

Mayat dibawa ke RSUD Jombang untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematian dan identitas korban13. Polisi memperkirakan usia korban antara 20 hingga 30 tahun. Saat ini posisi jenaszah berada di RSUD Jombang, untuk dilakukan otopsi dan identifikasi.

Polisi yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Jombang guna dilakukan autopsi.

“Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi, termasuk pemilik sawah,” kata Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan saat di lokasi.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Polisi telah menyebarkan informasi ke berbagai pihak untuk mencari tahu apakah ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga.

Dua Jasad di Pacarpeluk

Sehari sebelumnya, Selasa 11 Feberuari, warga telah menemukan jasad perempuan muda Identitas mayat perempuan yang ditemukan warga di kanal Turi Tunggorono, Dusun Peluk RT 03 RW 03 Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang,  terungkap identitas ternyata siswi kelas 3 SMA YPM Sumobito, Jombang, Selasa.

Meski polisi sudah berhasil mengidentifikasi korban, namun sampai saat ini belum terungkap siapa pelakunya. Sementara itu motor Vario yang dikendarai korban juga hilang tak berbekas.

Korban sebelumnya berpamitan kepada ayahnya untuk pergi Cash on Delivery (COD). Ia meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor Honda Vario pada sekitar jam 16.00 WIB, Senin kemarin, 10 Februari 2025.**

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Massa dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus dan Anggota di Jalanan Tanah Becek

30 November 2025 - 18:46 WIB

Rais Aam PBNU Sampaikan Segera Gelar Muktamar

30 November 2025 - 18:14 WIB

Empat Orang Sekeluarga Tewas Seketika Satu Balita Luka-luka, Akibat KA Mutiara Hantam Accord di Beji Pasuruan

30 November 2025 - 18:07 WIB

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

30 November 2025 - 11:45 WIB

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

30 November 2025 - 11:22 WIB

Veronica Tan Bahas Sunat Untuk Perempuan dari Sejumlah Sudut Pandang

30 November 2025 - 09:44 WIB

Trending di Headline