Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Thailand Kerahkan Jet F-16 Bombardir Perbatasan Kamboja

badge-check


					Asap dan api mengepul dari toko serba ada di sebuah pom bensin, di tengah bentrokan antara Thailand dan Kamboja, di distrik Kantharalak, provinsi Sisaket, Thailand, 24 Juli 2025. (Foto: Facebook/Handout via REUTERS) Perbesar

Asap dan api mengepul dari toko serba ada di sebuah pom bensin, di tengah bentrokan antara Thailand dan Kamboja, di distrik Kantharalak, provinsi Sisaket, Thailand, 24 Juli 2025. (Foto: Facebook/Handout via REUTERS)

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Bentrokan bersenjata antara Thailand dan Kamboja di perbatasan kian memanas pada Kamis (24/7). Thailand dilaporkan telah mengerahkan jet tempur F-16 untuk membombardir Kamboja.

Sejauh ini dilaporkan sedikitnya 12 orang tewas, 11 di antaranya adalah warga sipil di Thailand.

Dari enam jet F-16 yang disiagakan di perbatasan, Thailand mengerahkan salah satunya untuk menghancurkan target militer milik Kamboja, berdasarkan pernyataan militer Thailand. Baik Kamboja dan Thailand saling menyalahkan soal siapa yang lebih dulu melakukan serangan.

“Kami telah menggunakan kekuatan udara untuk menghancurkan target-target militer sesuai rencana,” kata wakil juru bicara militer Thailand, Richa Suksuwanon, kepada wartawan.

Kementerian pertahanan Kamboja mengatakan bahwa jet Thailand menjatuhkan dua bom di sebuah jalan, seraya “mengutuk keras agresi militer yang sembrono dan brutal dari Kerajaan Thailand terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Kamboja”.

Bentrokan ini terjadi tidak lama setelah Thailand memanggil pulang duta besarnya dari Kamboja pada Rabu malam dan menyatakan akan mengusir utusan Kamboja di Bangkok, usai insiden di mana seorang tentara Thailand kehilangan anggota tubuhnya akibat ranjau darat. Menurut Thailand, ranjau itu baru saja dipasang di wilayah sengketa kedua negara.

Menteri kesehatan Thailand mengatakan bahwa 11 warga sipil, termasuk seorang anak, serta satu tentara tewas dalam serangan artileri pasukan Kamboja. Serangan itu juga melukai 24 warga sipil dan tujuh tentara Thailand. Belum ada laporan mengenai korban dari pihak Kamboja.

“Angkatan Darat Thailand mengecam Kamboja karena menggunakan senjata untuk menyerang warga sipil di Thailand. Thailand siap melindungi kedaulatan dan rakyat kami dari tindakan yang tidak manusiawi,” bunyi pernyataan militer negara tersebut.

Sementara itu Malaysia sebagai ketua ASEAN tahun ini menyerukan kedua negara untuk menahan diri. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga mengatakan bahwa dia akan segera berbicara dengan pemimpin kedua negara untuk meredam ketegangan.

“Hal paling minim yang bisa kita harapkan dari mereka adalah menahan diri, dan semoga bisa untuk memulai perundingan,” kata Anwar kepada wartawan.

Ketegangan kali ini juga merupakan buntut dari tewasnya tentara Kamboja dalam baku tembak dengan Thailand pada Mei lalu di perbatasan sengketa kedua negara. Sejak saat itu, hubungan diplomatik kedua negara diwarnai ketegangan dan kini berujung bentrok senjata.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

“Cium” Asisten Cantik di Lapangan Golf, Trump Gemparkan Netizen

17 September 2026 - 16:00 WIB

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Trending di Internasional