Menu

Mode Gelap

News

Tersangka Pelaku Pembakar Santri, Ternyata Guru Agama di Pondok Boyolali Itu Sendiri

badge-check


					Muhammad Galang Setyadarma (21) adalah tersangka kasus pembakaran santri adalah guru agama pada pondok pesantren  Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, itu sendiri. instagram@masukkampus Perbesar

Muhammad Galang Setyadarma (21) adalah tersangka kasus pembakaran santri adalah guru agama pada pondok pesantren Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, itu sendiri. instagram@masukkampus

Penulis: Adi Wadhono

KREDONEWS.COM, BOYOLALI-  Pelaku pembakaran seorang santri di Pondok Pesantren Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, bernama  Muhammad Galang Setyadarma, seorang pria berusia 21 tahun yang berprofesi sebagai guru agama di pondok tersebut.

Pelaku pembakaran diketahui bernama Muhammad Galang Setyadarma (21), yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru agama di pondok tersebut, demikian penjelasan langsung dari  Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Joko Purwadi, mengutip dari situs medcom.id, 18 Desember 2024.

“Untuk tersangka yang sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan atas nama Muhammad Galang Setyadarma, laki-laki, usia 21 tahun, pekerjaan sehari-hari adalah guru,” ujar Joko dalam keterangan kepada wartawan, Selasa 17 Desember 2024.

Insiden ini terjadi pada malam tanggal 16 Desember 2024, ketika pelaku menginterogasi korban yang berinisial SS (16 tahun),  setelah dituduh mencuri handphone milik adik pelaku.

Dalam peristiwa tersebut, pelaku membawa bensin dalam botol dan menyiramkannya ke tubuh korban sebelum menyalakan korek api, yang mengakibatkan korban mengalami luka bakar serius hingga 38% di wajah, leher, dan kedua kaki.

Pelaku telah ditangkap dan dikenakan beberapa pasal hukum, termasuk penganiayaan berencana dan pembakaran, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Pihak Pondok Pesantren Darusy Syahadah awalnya menyatakan bahwa pelaku, Muhammad Galang Setyadarma, adalah tamu tak dikenal yang datang ke pondok tersebut. Pernyataan ini mungkin disebabkan oleh upaya untuk menghindari stigma negatif terhadap lembaga pendidikan mereka atau untuk melindungi reputasi pondok di tengah situasi yang sensitif.S

etelah investigasi lebih lanjut, terungkap bahwa pelaku sebenarnya adalah seorang guru agama di pondok tersebut. Hal ini menunjukkan ad kesalahan dalam komunikasi awal sebagai upaya menutupi fakta yang lebih kompleks tentang insiden tersebut.

Santri Pondok Pesantren Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, Jawa Tengah, dibakar karena dituduh mencuri handphone. Pelaku pembakaran pun telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Aksi pembakaran tersebut terjadi Senin, 16 Desember 2024,  sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di salah satu kamar tamu Pondok Pesantren Darusy Syahadah Putra, Kedunglengkong, Simo, Boyolali. Korban adalah salah satu santri di ponpes ini, berinisial SS (16) warga Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Polisi menjelaskan peristiwa pembakaran santri itu terjadi saat tersangka menginterogasi korban di salah satu kamar tamu Ponpes Darusy Syahadah. Tersangka datang dan bertemu kemudian menginterogasi korban setelah mendapat aduan dari adiknya yang juga santri di ponpes ini bahwa handphone (HP) miliknya hilang diduga dicuri korban.

Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku sehari-hari berprofesi sebagai guru.

“Untuk tersangka yang sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan atas nama Muhammad Galang Setyadarma, laki-laki, usia 21 tahun, pekerjaan sehari-hari adalah guru,” kata Iptu Joko. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia Mencekam! Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar Terjadi Pembakaran

30 Agustus 2025 - 01:11 WIB

Forum Rakyat Jombang Desak Bupati Warsubi Batalkan Kenaikan Pajak

29 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Manik-manik Plumbon Gambang, Cor Mojotrisno dan Batik Jombang Dipamerkan di Expo CBD Tangerang

29 Agustus 2025 - 22:01 WIB

SMPN 15 Surabaya Bekali Siswa Pengetahuan Bahaya Narkoba

29 Agustus 2025 - 21:54 WIB

Peringati HUT ke-80 Kejaksaan Ziarah ke TMP, Andi Wicaksono: Wujudkan Keadilan

29 Agustus 2025 - 20:06 WIB

Baksos Kesehatan di SR Mojoagung, Pemkab Siapkan Snack dan Es Krim Gratis untuk Siswa

29 Agustus 2025 - 19:30 WIB

Aksi Solidaritas Tewasnya Affan Kurniawan, Kapolres Jombang Salat Ghoib Bersama Massa Ojol

29 Agustus 2025 - 18:56 WIB

LPS Catat Tabungan Orang Kaya Tembus Rp5.112 Triliun, Seharusnya Kena Pajak Tinggi

29 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Presiden Kecewa atas Tindakan Aparat dalam Insiden Ojol

29 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Trending di Nasional