Menu

Mode Gelap

News

Semeru Semburkan Awan Panas 3 Km, Lumajang Berstatus Siaga III

badge-check


					Rekaman erupsi Gunung Semeru, Jumat 9 Januari 2026. Terjadi semburan awan panas, hingga 2.000. Bupati Lumajang, menyatakan radius 5 km masih aman, warga masyarakat terus diimbau waspada. Foto: PMVBG-BG-KE-ESDM Perbesar

Rekaman erupsi Gunung Semeru, Jumat 9 Januari 2026. Terjadi semburan awan panas, hingga 2.000. Bupati Lumajang, menyatakan radius 5 km masih aman, warga masyarakat terus diimbau waspada. Foto: PMVBG-BG-KE-ESDM

Penukis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LUMAJANG– Pada 10 Maret 2027 pukul 18.07 WIB, Gunung Semeru dilaporkan menyemburkan awan panas sejauh 3 km, memicu Kabupaten Lumajang menetapkan status siaga darurat level III.

Artinya seluruh aparat kepolisia, Basarna, BPBD setempa siaga selam 24 jam.

Aktivitas vulkanik meningkat dengan hembusan awan panas guguran (APG) ke arah tenggara, memengaruhi radius bahaya standar Semeru.

Peningkatan ini mirip pola sebelumnya, di mana level siaga dinaikkan cepat untuk antisipasi evakuasi di desa-desa rawan seperti Pronojiwo dan Candipuro.

Tidak ada laporan korban awal, tapi warga diimbau menjauh dari sungai-sungai terdampak lahar.

Status ResponsPemkab Lumajang aktifkan BPBD level 3 (siaga), koordinasi dengan BNPB dan TNI-Polri untuk monitoring 24 jam.

Fasilitas pengungsian disiapkan, termasuk logistik dan posko kesehatan, mengikuti protokol tanggap darurat vulkanik.

BMKG perkirakan cuaca ekstrem hingga 10 Maret berpotensi perburuk kondisi, dengan angin kencang di Jatim.

Zona bahaya awan panas Gunung Semeru ditentukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berdasarkan level status gunung, terutama mengarah ke sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.

Zona UtamaRadius 5 km dari puncak/kawah: Sangat rawan lontaran batu pijar dan awan panas dekat; dilarang aktivitas apa pun.

Sektor tenggara hingga 13 km: Zona larangan utama sepanjang Besuk Kobokan, termasuk potensi awan panas guguran (APG) dan lahar; warga diimbau menjauh.

Zona tambahan 500 m dari tepi sungai: Larangan di luar 13 km, karena potensi perluasan awan panas hingga 17 km atau lebih saat aktivitas tinggi.

Sungai lain: Mewaspadai Besuk Bang, Kembar, Sat, dan anak sungai Kobokan untuk lahar pasca-awan panas.

Pada kasus terkini seperti hembusan 3 km (10 Maret), zona ini aktif dengan status siaga 3 di Lumajang, mirip rekomendasi PVMBG sebelumnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lima dari 23 Timnas Bola Wanita Iran Minta Suaka ke Australia

10 Maret 2026 - 20:38 WIB

OTT Rejanglebong, KPK Ringkus Bupati dan Wakil Uang Tunai Rp 1,5 Miliar

10 Maret 2026 - 19:15 WIB

Pemkot Mojokerto Susun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029

10 Maret 2026 - 16:02 WIB

Dolar Sentuh Rp 17.000 Minyak US$112/ Barel, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansif, Daya Beli Terjaga

10 Maret 2026 - 14:43 WIB

Lele Masih Mentah, Kepsek SMAN2 Pamekasan Menolak 1.022 Paket MBG

10 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ning Ita Dorong Prameswari, PSC 119, dan PMI Tetap Prima Layani Warga di Bulan Ramadan

10 Maret 2026 - 12:19 WIB

Ramadan Penuh Berkah: Hibah, Zakat, dan Bingkisan dari Wali Kota Mojokerto

10 Maret 2026 - 12:05 WIB

MUI Minta Diperluas Jasa Haji Jadi 20 Perusahaan, Dahnil Jawab dengan Sindiran ‘Cangkem’

10 Maret 2026 - 09:28 WIB

OTT di Rejanglebong, KPK Angkut Bupati Fikri Thobari dan Istri Larasati ke Jakarta

10 Maret 2026 - 08:34 WIB

Trending di News