Menu

Mode Gelap

News

Rumah Sakit Spesialis KPJ Kuching Melakukan Revolusi Bedah Ortopedi

badge-check


					Dokter Lee Woo Guan (Foto: Dok. KPJ Kuching) Perbesar

Dokter Lee Woo Guan (Foto: Dok. KPJ Kuching)

Oleh: Khristina Kencana

RUMAH Sakit Spesialis Kelompok Pengobat Johor (KPJ) Kuching, Malaysia telah melakukan revolusi bedah ortopedi menggunakan teknologi Robotic Surgical Assistant (ROSA), Robotic-Assisted Solution (VELYS).

Dokter Lee Woo Guan, dokter bedah ortopedi, mengatakan keberhasilan ROSA dan VELYS bukan hanya sekadar pencapaian teknis, melainkan cerminan untuk memajukan perawatan pasien melalui teknologi presisi.

“Dengan teknologi robotic, capaian operasi bisa lebih presisi,” kata Lee Woo Guan.

ROSA, sistem operasi lutut revolusioner, diperkenalkan pada September 2023 sementara VELYS, dengan teknologi yang lebih maju diperkenalkan pada Oktober 2024.

ROSA adalah robot bedah yang dikembangkan oleh Zimmer Biomet yang menggunakan teknologi 3D canggih untuk merencanakan, mengukur, dan memastikan reseksi dan penyelarasan tulang yang tepat, sambil terus memantau ketegangan tulang dan jaringan selama operasi lutut untuk meningkatkan akurasi, kecepatan, dan efisiensi.

Sedangkan teknologi VELYS dirancang untuk meningkatkan presisi pembedahan dengan mengintegrasikan teknologi bebas CT guna mengoptimalkan penempatan implan dan sistem ini membekali ahli bedah dengan informasi yang dibutuhkan untuk menjaga selubung jaringan lunak, memprediksi stabilitas sendi, dan berupaya mengembalikan fungsi lutut.

“Teknologi ini telah menetapkan tolok ukur baru dalam bedah ortopedi, menawarkan presisi yang tak tertandingi, meningkatkan hasil bedah, dan memberikan pemulihan pasien yang lebih cepat,” tambah Lee Woo Guan lagi.

Lee menambahkan bahwa sistem ini telah menetapkan tolok ukur baru dalam bedah ortopedi, menawarkan akurasi yang tak tertandingi, meningkatkan hasil bedah, dan memberikan pasien pemulihan yang lebih cepat dan lancar.

Dokter Lee Woo Guan sedang berada di ruang operasi dengan salah seorang pasien. (Foto: Dok. KPJ Kuching)

Pada beberapa kesempatan, Dr. Lee Woo Guan mengatakan, sejak diperkenalkan, ROSA dan VELYS ternyata memberi optimisme baru bagi pasien yang akan melakukan bedah ortopedi.

“Banyak pasien kami telah berbagi kisah tentang transformasi yang luar biasa, waktu pemulihan yang lebih cepat, berkurangnya rasa sakit, dan peningkatan kualitas hidup setelah operasi,” Lee Woo Guan menjelaskan.

“Sangat memuaskan untuk menyaksikan bagaimana teknologi ini tidak hanya mengubah kehidupan tetapi juga menanamkan harapan untuk masa depan yang lebih sehat dan lebih aktif,” katanya.

Lee Woo Guan mengatakan, sampai saat ini sudah sekitar 600 pasien yang menggunakan teknologi ROSA dan sekitar 100 menggunakan VELYS. Sejumlah pasien telah melakukan testimoni atas capaian ini dan umumnya sangat puas.

Informasi yang didapat KREDONEWS.COM, Sebagian besar pasien yang datang untuk melakukan bedah ortopedi ke KPJ Kuching berasal dari Indonesia. Beberapa diantara mereka telah melakukan testimoni melalui dokter.my atas keberhasilan operasi ortopedi dengan Dokter Lee Woo Guan.

“Sebagian besar pasien bedah ortopedi banyak datang dari Indonesia,” kata Lee Woo Guan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Grand Max, Pikup dan Truk Jatuh ke Jurang 50 M, Longsor di Ngadiwono Bromo

2 Maret 2026 - 23:19 WIB

Tak Bisa Bedakan Lawan dan Kawan, Rudal Kuwait Rontokkan Tiga Pesawat F-15 E Milik Amerika

2 Maret 2026 - 23:03 WIB

Drone Iran Terjang Kilang Ras Tanura Arab Saudi Terbakar, Harga Minyak Naik 10 %

2 Maret 2026 - 22:32 WIB

3 Maret 2026, Bangsa Indonesia Bisa Nonton Gerhana Blood Moon Paling Indah

2 Maret 2026 - 22:14 WIB

Gondola Terombang-ambing Angin Saat Hujan Deras, Dua Pekerja Apartemen Ascott Surabaya Tewas dan Luka-luka

2 Maret 2026 - 20:41 WIB

Ramadhan Bareng Tring! Tiga Hari Ajang Transaksi Halal di Pegadaian Penuh Hadiah

2 Maret 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Jombang Mulai Menyegel 297 Tower BTS tanpa Dilengkapi Sertipikat Laik Fungsi

2 Maret 2026 - 18:06 WIB

Sinergi Pemkot dan BPN: Sertifikasi Aset Mojokerto Capai 51 Bidang

2 Maret 2026 - 17:05 WIB

Polisi Australia Pelaku Pelecehan Anak Dihukum 20 Tahun Penjara di Timor-Leste

2 Maret 2026 - 16:26 WIB

Trending di Internasional