Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Ribuan Warga Palestina Kembali ke Gaza, Izzat al-Rishq: Ini Kekalahan Pendudukan Israel

badge-check


					Sejak Senin 27 Januari 2025, warga Palestina mulai kembali ke wilayah utara Gaza, pasca gencatan senjata dan pembebasan sandera. Instagram@kumparan Perbesar

Sejak Senin 27 Januari 2025, warga Palestina mulai kembali ke wilayah utara Gaza, pasca gencatan senjata dan pembebasan sandera. Instagram@kumparan

Penulis: Yuven Sugiarno  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDNONEWS.COM, GAZA–  Puluhan ribu warga Palestina mulai kembali ke utara Jalur Gaza pada Senin, 27 Januari 2025, setelah Israel mencabut penutupan wilayah tersebut sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas yang berlaku sejak 19 Januari 2025.

Kembalinya pengungsi ini merupakan momen signifikan setelah lebih dari satu tahun konflik yang telah menyebabkan banyak kerusakan dan pengungsian massal.

Kembalinya warga Palestina ini terjadi setelah Hamas sepakat untuk melepaskan beberapa sandera Israel, termasuk seorang wanita bernama Arbel Yehud, sebagai bagian dari perjanjian yang lebih luas.
Sebelumnya, Hamas juga telah membebaskan empat tentara wanita Israel sebagai imbalan untuk pembebasan 200 tahanan Palestina.
Warga Palestina, yang sebagian besar berjalan kaki, melintasi jalan utama menuju Gaza utara.
Mereka membawa barang-barang mereka dan terlihat sangat bersemangat saat kembali ke tempat tinggal mereka meskipun banyak yang tahu bahwa rumah mereka mungkin telah hancur akibat perang.
Banyak di antara mereka telah menghabiskan waktu berbulan-bulan di tempat penampungan sementara. 
Hamas menyatakan bahwa kembalinya pengungsi ini adalah “kemenangan bagi rakyat kami” dan menunjukkan kegagalan Israel dalam rencananya untuk mengusir penduduk Gaza.
Pemimpin senior Hamas, Izzat al-Rishq, menekankan bahwa ini adalah pernyataan atas kekalahan pendudukan Israel.
Gencatan senjata ini bertujuan untuk mengakhiri salah satu perang paling mematikan antara Israel dan Hamas, yang telah menewaskan lebih dari 47.300 orang Palestina dan menyebabkan kerusakan luas di wilayah tersebut.
Perjanjian ini juga mencakup aspek kemanusiaan seperti masuknya bantuan ke Gaza.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (76): Mafia, Gangster Berbasis Kekuarga

1 November 2026 - 10:43 WIB

Legislatif-Eksekutif Bahas RAPBD 2027, Hadi Atmaji: Pintu Masuk Masa Depan Jombang

1 November 2026 - 09:48 WIB

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Trending di News