Menu

Mode Gelap

Nasional

Puluhan Potongan Tubuh Ditemukan Polisi, Diduga Akibat dari Pembunuhan Mutilasi

badge-check


					Evakuasi korban oleh petugas (Ist) Perbesar

Evakuasi korban oleh petugas (Ist)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JOMBANG-Polisi menemukan puluhan potongan tubuh manusia saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Potongan tubuh diduga korban mutilasi itu ditemukan berserakan di jurang sedalam sekitar 15 meter.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan penemuan bermula dari laporan seorang pencari rumput yang mendapati potongan kaki manusia. “Warga menemukan potongan kaki manusia, selanjutnya kami ke TKP melaksanakan olah TKP,” kata Fauzy, Sabtu (6/9/2025).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan potongan tubuh berukuran bervariasi di dua lokasi yang hanya berjarak 100 meter. “Ukuran potongan variatif, tidak ada ukuran besar. Potongan-potongan sulit kami identifikasi karena sebagian besar tidak ditemukan tulang, kecuali kaki kiri, dan jumlahnya puluhan,” ungkap Fauzy.

Ia menegaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas korban, jenis kelamin, serta penyebab kematiannya. “Saya tidak bisa memastikan apakah korban laki-laki atau perempuan. Dugaan proses kematian dan alasan potongan tubuh dibuang juga masih kami selidiki,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Tempe-Tahu Naik 10 Persen Bukan karena Dolar

19 Mei 2026 - 18:19 WIB

Bulog Jatim Pastikan Harga Minyakita Sesuai HET

19 Mei 2026 - 18:09 WIB

Pegawai Pojok Obat Supermarket Harus Bersertifikat

19 Mei 2026 - 17:56 WIB

Menkeu Purbaya Jelaskan Pernyataan Prabowo soal Dolar

18 Mei 2026 - 20:25 WIB

Prabowo Terus Tambah Alutsista Militer, Berikut Daftarnya

18 Mei 2026 - 20:16 WIB

Mobilitas Libur Panjang Ternyata Bikin UMKM dan Penginapan Senyum Lebar

17 Mei 2026 - 20:07 WIB

Mendikdasmen: Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027

17 Mei 2026 - 19:23 WIB

Prabowo soal Rupiah Anjlok: Warga Desa Tak Pakai Dolar

16 Mei 2026 - 19:53 WIB

IDAI Ingatkan Malaria Monyet Mengintai Indonesia

15 Mei 2026 - 20:10 WIB

Trending di Nasional