Menu

Mode Gelap

News

PT KAS Rumahkan Ratusan Karyawan Jelang Lebaran, Peter Sindaru: Pekerjaan Lagi Sepi!

badge-check


					Perusahaan mie instan dio Gresik, melakukan perumahan ratusan pekerja hanya lewatGorup Whatapps. Para pekerja kebingungan, karena tidak ada penjelasan dari pihak perusahaan. Foto: kredonews.com/ sanny Perbesar

Perusahaan mie instan dio Gresik, melakukan perumahan ratusan pekerja hanya lewatGorup Whatapps. Para pekerja kebingungan, karena tidak ada penjelasan dari pihak perusahaan. Foto: kredonews.com/ sanny

Penulis: Sanny  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK- Salah satu manajer PT KAS produsen Mie Sedap, Peter Sindaru, membantah perusahaan melakukan PHK terhadap ratusan karyawan outsourcing.

Tudingan yang menyebutkan kalau ratusan buruh PT. Karunia Alam Segar (KAS), terhitung mulai Senin (16/2) di PHK, menajemen PT KAS bantah perumahan karyawanya.

Peter menambahkan, sebagai perusahaan padat karya pihaknya tentu saja membutuhkan banyak tenaga kerja, terutama lokal, untuk mendukung proses produksi.

Apalagi sebagai perusahaan consumer food products, pihaknya tentu sangat tergantung atas permintaan pasar. Ketika permintaan tinggi, pihaknya tentu saja membutuhkan banyak tenaga kerja.

“Namun kalau pasar sedang sepi, permintaan menurun sehingga tentu saja kita tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Nah untuk sementara mereka kita rumahkan sementara, bukan kita PHK permanen. Kalau pasar kembali baik, mereka tentu saja akan kita rekrut kembali,” ujar Peter melalui sambungan telepon, Jumat (20/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan ratusan buruh PT KAS terhitung mulai Senin (16/2) dirumahkan tanpa ada penjelasan dari.perusahaan. Akibatnya, mereka dipastikan tidak.mendapat Tunjangan Hari Raya (THR).

Padahal kontrak kerja mereka sebagai buruh dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PWKT) masih aktif, hingga beberapa bulan ke depan.

“Sejak Senin (16/2) kami sudah tidak bekerja, kepala regu mengumumkan melalui pesan grup WhatsApp, tidak ada surat resmi, atasan hanya menyampaikan jika saat ini ada efisiensi karyawan,” kata FZ (21), salah satu buruh asal Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Ia mengungkapkan, para buruh yang bekerja di bagian Energi Drink (ED) itu tidak hanya dirumahkan tanpa alasan yang jelas, tetapi juga tidak mendapat kompensasi atau pesangon yang menjadi hak pekerja outsourcing.

“Kami juga tidak mendapat pesangon, kami berharap perusahaan membayar hak kami, termasuk THR, karena kontrak kami masih aktif atau berlaku,” jelasnya.

Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Digital Platform dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPDT FSPMI) Kabupaten Gresik, Fajar Rubianto mengungkapkan buruh PT. KAS yang dirumahkan mencapai ratusan orang, meskipun yang datang melapor ke pihaknya baru puluhan orang.

Menurutnya, dalih efisiensi karyawan hanyalah siasat perusahaan agar tidak memberikan kewajiban THR yang menjadi hak para pekerja. Sehingga para buruh outsourcing menjadi korban dirumahkan, dan belum jelas apakah akan dipekerjakan kembali atau tidak.

“Sebenarnya hak pekerja dengan status karyawan tetap, maupun outsourcing itu sama hanya beda status saja. Maka kasus ini akan kami kawal sampai para pekerja benar-benar mendapatkan hak mereka,” tegasnya.

Para buruh yang dirumahkan berasal dari perusahaan outsourcing, PT. Atiga Langgeng Mandiri, PT. Asnawa Anugerah Utama, PT. Karya Manunggal Jati, PT. Sabda Alam, dan PT. Perwita Nusaraya. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gerindra Kaltim Desak Rudy Mas’ud Cabut Pernyataan: Pengangkatan Hijrah Sama dengan Hashim

25 April 2026 - 09:55 WIB

Ojol akan Demo dari Sidoarjo-Surabaya 28 April, Dobrak: Bubarkan Aplikator Nakal

25 April 2026 - 09:15 WIB

76.000 HP China Tanpa Dokumen Masuk Sidoarjo, Brigjen Ade Safri Bidik Keterlibatan Bea Cukai

24 April 2026 - 23:50 WIB

Adik Kandung Jadi Staf Ahli, Rudy Mas’ud: Apa Bedanya Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 22:45 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror, Dilempari Bom Molotov Civic Turbonya Terbakar

24 April 2026 - 16:38 WIB

Kades Hoho Alkaf menunjukkan bekas bekas bahsn bakar, bom molotov, serta mobilnya yang terbakat. Ia mengatakan serangan teror ini terjadi Jumat dinihari, 24 April 2026. Foto: instagram@hoho_alkaf

Kasus Kuota Haji, Basalamah Serahkan Rp8,4 Miliar ke KPK tapi tak Tahu Uang Apa

24 April 2026 - 14:18 WIB

China Kuasai Cadangan Minyak Mentah 1,4 Miliar Barel, Tiga Kali Cadangan Amerika 413 Juta Barel

24 April 2026 - 09:11 WIB

Bike to Work Mengawali Peringatan Hari Bumi di Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:16 WIB

Trending di News