Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok rentan dengan menyalurkan bantuan sosial bagi 243 penyandang disabilitas.
Penyaluran dilakukan di Rumah Rakyat pada Rabu (4/3), sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial dan pemerataan kesejahteraan.
Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp350.000. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan finansial,
melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh warga mendapat perhatian yang setara.
“Pemerintah hadir untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas.
Bantuan ini diharapkan bisa sedikit membantu sekaligus memberi semangat,” ujar Wali Kota.
Selain bantuan tunai, Pemkot Mojokerto juga menyiapkan program pemberdayaan berupa pelatihan keterampilan.
Tujuannya agar penyandang disabilitas memiliki kesempatan meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta membuka peluang usaha sesuai potensi masing-masing.
“Kami ingin mereka percaya diri, mandiri, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan,” tambahnya.
Naimah, warga Kelurahan Kauman yang mendampingi putranya penyandang disabilitas rungu, mengapresiasi proses penyaluran yang tertib. Menurutnya, pendataan hingga pencairan berjalan jelas dan memudahkan warga.
Untuk menghindari antrean panjang, penyaluran dilakukan dalam tiga sesi berdasarkan kecamatan.
Dengan sistem ini, penerima manfaat tidak perlu menunggu lama dan suasana tetap nyaman.
Selain bantuan untuk penyandang disabilitas, Pemkot Mojokerto juga menyalurkan bansos Ramadan bagi tukang becak, anak yatim non panti, dan lansia, sebagai bentuk kepedulian menyeluruh terhadap masyarakat.**







