Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, SAMARINDA– Pemkot Samarinda menuai kritik karena menyewa mobil dinas Land Rover Defender seharga Rp160 juta per bulan untuk Wali Kota Andi Harun.
Kasus ini muncul setelah Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas mewah Rp8,49 miliar ke vendor CV Afisera Samarinda akibat sorotan publik.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memutuskan mengembalikan Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e senilai Rp8,499 miliar yang dianggarkan via APBD-P 2025.
Proses pembatalan dimulai akhir Februari 2026, dengan vendor wajib mengembalikan dana dalam 14 hari setelah unit diterima kembali.
Kendaraan ini belum digunakan karena masih di Jakarta dan menjadi polemik atas prioritas anggaran daerah.
Kontroversi Samarinda
Pemkot Samarinda menyewa Land Rover Defender sejak 2023 untuk operasional Wali Kota, termasuk tinjauan lapangan berat, meski awalnya ditujukan untuk tamu VIP.
Biaya Rp160 juta per bulan hingga Oktober 2026 berpotensi tembus Rp7,3 miliar, melebihi harga beli mobil baru.
Pemerintah Kota Samarinda di bawah Wali Kota Andi Harun memilih menyewa Land Rover Defender seharga Rp160 juta per bulan karena keterbatasan anggaran untuk pembelian langsung.
Pada 2022, Pemkot telah menyiapkan Rp4 miliar untuk kendaraan operasional tangguh, tetapi tidak bisa membeli akibat kendala regulasi pengadaan mobil pelat merah dari agen tunggal dan kondisi keuangan daerah yang terbatas
Alasan utama sewa mobil, karena Pemkot Samarinda tidak punya cukup dana cash untuk beli mobil secara tunai; rencana Rp4 miliar gagal terealisasi karena kondisi fiskal dan banjir kebutuhan operasional
Regulasi Pengadaan: Terkendala aturan pembelian mobil dinas resmi, sehingga konsultasi ke LKPP merekomendasikan skema sewa sesuai Perpres No. 16/2018.
Kebutuhan Operasional: Mobil dibutuhkan untuk medan banjir Samarinda, khususnya tamu VIP dan inspeksi lokasi sulit; sewa dimulai 2023 dengan PT Indorent hingga 2026
Keuntungan Skema SewaSkema ini lebih efisien karena semua biaya perawatan, servis, dan teknisi ditanggung penyedia, sehingga Pemkot hindari pengeluaran tambahan besar di awal.
Kasus Samarinda memanas pasca-polemik Kaltim, menyoroti isu mobil dinas mewah di Kalimantan Timur.
Wali Kota Andi Harun juga pakai Toyota Camry untuk kegiatan kota, sementara hartanya dilaporkan Rp34 miliar per LHKPN.
Pemerintah klaim sewa untuk pelayanan optimal, tapi total biaya dinilai tidak wajar.
Land Rover Defender dengan SUV Range Rover 3.0 LBW Autobiography PHEV P460e mobdin Gubernur Kaltim.
Land Rover Defender dan Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e harga Rp 8, miliar adalah SUV premium dari Land Rover, tapi difokuskan pada tujuan berbeda: Defender seharga Rp 4 miliat untuk off-road tangguh, sementara Range Rover untuk kemewahan ekstrem.**







