Menu

Mode Gelap

Headline

Muhaimin Iskandar: Kita Masih Kuat, Ngapain! Minta Bantuan dari Negara Asing

badge-check


					Menjawab pertanyaan wartawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhamin Iskandar dengan nada penuh kemampuan bahwa RI masih kuat, belum perlu meminta bantuan mengatasi bencana banjir bandang kepada negara asing, Foto: Instagram@inilah_com Perbesar

Menjawab pertanyaan wartawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhamin Iskandar dengan nada penuh kemampuan bahwa RI masih kuat, belum perlu meminta bantuan mengatasi bencana banjir bandang kepada negara asing, Foto: Instagram@inilah_com

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa pemerintah Indonesia masih mampu menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera secara mandiri tanpa bantuan asing.​

Muhaimin Iskandar menegaskan, “Selagi kita masih kuat ngapain? Kita masih kuat kok,” saat berbicara di Jakarta pada 8 Desember 2025. Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan: mengapa Pemerintah tidak membukan bantuan dari negara asing?

Ia menyoroti upaya maksimal pemerintah dan relawan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat, termasuk percepatan evakuasi dan distribusi bantuan. Ruang untuk bantuan luar negeri baru dibuka jika kapasitas nasional terasa kewalahan.​

Menteri Luar Negeri Sugiono juga menegaskan kemampuan mandiri Indonesia, sambil mengucapkan terima kasih atas tawaran bantuan dari negara mitra yang menunjukkan kepedulian.

Presiden Prabowo Subianto memantau langsung situasi lapangan melalui arahan ke pimpinan institusi terkait, didukung TNI, Polri, Basarnas, dan lembaga lain. Penanganan awal difokuskan pada tenaga terlatih karena banyak titik terisolasi akibat akses jalan terputus.​

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan arahan langsung kepada para pimpinan institusi terkait.

Menurut dia, koordinasi antarinstansi berjalan intensif karena Presiden secara aktif mendengarkan laporan dari kementerian, lembaga, hingga TNI–Polri, sekaligus memberikan solusi untuk langkah penanganan berikutnya

Di singgung mengenai adanya keterlambatan evakuasi dan bantuan, Gus Ipul menjelaskan bahwa medan di beberapa daerah memang sulit dijangkau sehingga membutuhkan waktu dan tahapan khusus dalam membuka akses.

“Untuk membuka akses itu memang harus melalui beberapa tahap, tidak bisa langsung. Titiknya banyak, bahkan ada yang terisolasi karena akses jalan utamanya terputus dari semua sisi,” kata dia.

Karena kondisi tersebut, kata dia, penanganan tahap awal harus dilakukan oleh tenaga terlatih dan berpengalaman.

“Tidak bisa orang-orang seperti kita langsung turun tangan. Kita perlu alat berat dan keterampilan-keterampilan tertentu untuk membuka akses itu,” kata Gus Ipul.

Ia menyebut prajurit TNI dan Polri, Basarnas, Kementerian Pekerjaan Umum, PLN, dan lembaga lainnya tengah bekerja keras di lapangan. Selain itu, banyak pihak non-pemerintah turut memberikan dukungan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia masih dapat melakukan penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera secara mandiri, sehingga bantuan dari negara-negara sahabat masih belum diperlukan saat ini.

Meski demikian, Menlu tetap mengucapkan terima kasih atas tawaran bantuan dari negara-negara mitra. Ia menyebut tawaran tersebut mencerminkan kepedulian mereka terhadap situasi di Indonesia.

“Kami sedang menyelesaikan semua yang dibutuhkan, tapi memang ada beberapa yang menawarkan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya, tapi kami yakin kami masih bisa mengatasinya,” kata Sugiono. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hajatan 167 Harjasda 2026 Dimeriahkan 45 Acara Spektakuler

16 Januari 2026 - 06:37 WIB

Warsubi Lantik 84 Pejabat Baru di Pemkab Jombang, Bayu Pancoroadi dari PUPR Jadi Kapala DPMPTSP

15 Januari 2026 - 22:00 WIB

Purbaya akan Legalkan Rokok Ilegal

15 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kasus Korupsi Proyek PDAM Sidoarjo, Penyidik Periksa Dewas Fenny Apridawati dan Andjar

15 Januari 2026 - 18:51 WIB

Kehebatan Tim SAR Gabungan: 17 Hari Tanpa Henti, Akhirnya Berhasil Temukan Jasad Syafiq di Lereng Gunung Malang

15 Januari 2026 - 18:18 WIB

2.000 Peserta Termasuk Dokter Tirta akan Tampil dalam Lelono by Mantra 2026 Lintas Alam 55 Km Tanpa Hadiah di Batu

15 Januari 2026 - 17:29 WIB

Beberapa Perwira Polres Jombang Bergeser Jabatan

15 Januari 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Mark-Up JDU Rp 16 Miliar, Ormas Dinas Melaporkan 5 Orang Termasuk Bupati Sidoarjo ke Bareskrim

15 Januari 2026 - 17:11 WIB

Kontrak Payung ATK Kertas Resmi Ditandatangani Pemkot Mojokerto

15 Januari 2026 - 14:55 WIB

Trending di News