Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, SAMARINDA– Pemprov Kaltim mengembalikan mobil dinas mewah Land Rover Defender senilai sekitar Rp8,5 miliar ke penyedia CV Afisera sebelum 20 Maret 2026.
Alasan utamanya adalah respons terhadap kritik publik dan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Polemik Mobil dinas Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dubeli melalui APBD Perubahan 2025, tapi menuai sorotan karena dianggap mewah dan belum pernah digunakan secara operasional.
Ia mengatakan mobil dinas itu layak dibeli, karena sebagai marwah Kalimantan Timir, sekaligus untuk kepentingan menjemput tamu kehormatan.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menyatakan Pemprov menerima kritik masyarakat dan memutuskan pengembalian setelah rapat koordinasi pada 27 Februari 2026.
Mobil masih berada di Jakarta sejak November 2025 dan belum dipakai.
Keputusan diambil demi meredam polemik, menjaga harmoni sosial, dan menghindari beban laporan keuangan daerah per 30 Maret 2026.
Secara regulasi memungkinkan jika penyedia bersedia terima kembali, yang sudah dikonfirmasi CV Afisera tanpa denda.
Gubernur Rudy Mas’ud memerintahkan pengembalian untuk menghargai aspirasi publik.
Surat resmi dikirim 28 Februari 2026; serah terima (BAST) segera dilakukan, diikuti setoran dana penuh dalam 14 hari.
Seluruh proses administrasi dan pengembalian dana ditarget rampung paling lambat 20 Maret 2026, sehingga “mobil kembali, uang kembali, clear,” tegas Faisal.**







