Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BOYOLALI– Kasus pembobolan dua gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali, Jateng, setelah seminggu pelaku belum ditangkap.
Sebelumnya, Dandim Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro telah menyatakan akan mengungkap pelaku pencurian dua gedung KDMP itu.
Ia menyatakan komitmen ini sambil menggandeng Polres Boyolali untuk penyelidikan, karena lokasi perbatasan dan jauh dari pemukiman mempersulit pengawasan.
Dandim juga menilai pelaku kemungkinan dari luar daerah dan memanfaatkan jam rawan malam hari (01.00-03.00 WIB) menjelang hari raya.
Selain itu, ia berencana memperketat patroli bersama aparat desa dan Forkopimcam untuk mencegah kejadian serupa.
Kejadian ini terjadi pada Minggu (8/3/2026) dan menargetkan instalasi listrik di dalamnya.
Gedung pertama di KDMP Ringinlarik, Kecamatan Musuk, dijebol melalui tembok belakang di area kamar mandi dengan lubang sekitar 60 cm.
Pelaku menggasak seluruh kabel listrik instalasi yang tertanam.
Gedung kedua di KDMP Karanganyar, Kecamatan Tamansari, dibobol serupa di tembok belakang dekat gudang; selain kabel, pelaku juga mencuri Miniature Circuit Breaker (MCB) panel listrik.
Kedua kantor itu baru selesai dibangun tapi belum diserahkan resmi ke pemerintah desa, sehingga benar-benar kosong tanpa pengawasan ketat.
Pemerintah Desa Ringinlarik baru tahu dari Bhabinkamtibmas pada pagi Minggu.
Modus serupa (jebol tembok belakang, curi kabel listrik dan MCB) mengindikasikan kemungkinan komplotan spesialis, tapi belum ada penangkapan.**







