Menu

Mode Gelap

Headline

Kelangkaan Kertas STNK di Seluruh Indonesia Buka Celah Pungli, Sejak 2013

badge-check


					Kelangkaan Kertas STNK di Seluruh Indonesia Buka Celah Pungli, Sejak 2013 Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Kelangkaan kertas blanko STNK dan BPKB yang terjadi di berbagai daerah membuka peluang munculnya praktik pungli dalam pengurusan dokumen kendaraan bermotor.

Stok kertas yang habis menyebabkan proses penerbitan STNK dan BPKB menjadi tertunda, sehingga beberapa oknum petugas memanfaatkan situasi ini dengan meminta sejumlah uang agar dokumen dapat dicetak atau diproses lebih cepat.

Kelangkaan ini bukan hal baru dan sering dikeluhkan masyarakat di seluruh Indonesia, karena sumber kertas terpusat dari Korlantas Polri,

Contoh kasus pungli terjadi di Samsat Bekasi Kota, di mana seorang warga bernama Tian (27 tahun) mengaku dimintai pungutan liar sebesar Rp 550.000 oleh seorang petugas polisi untuk mempercepat proses pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), padahal biaya resmi hanya Rp 225.000.

Setelah menolak membayar, Tian malah diinterogasi dan rumahnya didatangi oknum polisi yang meminta agar video pengaduan pungli dihapus, dikutip dari Tempo, 13 September 2024

Terbaru adalah di Kediri, salah satu warga kabupaten Kediri mengeluhkan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang seharusnya transparan, justru menjadi celah bagi oknum untuk melakukan pungli, merugikan pemohon dan mencoreng citra pelayanan publik.

Baca juga: Jadi Budaya Sejak 2013, Kertas STNK Kosong di Seluruh Indonesia

Baca juga:Viral, Kehilangan Motor 2 Kali Lapor ke Polisi, Hasilnya Bisa Ditebak

Baca juga: Viral, STNK Asli Muncul Setelah Bayar, Kejadian di Samsat Jawa Timur, Sejak 2013

Pasalnya, ada oknum diduga meminta pembayaran hingga Rp. 500.000 kepadanya, dengan menjanjikan pelayanan yang lebih cepat

Saat itu, dia diberitahu bahwa akan menerima STNK dan Plat Nomor dalam satu bulan ke depan, namun bila ingin lebih cepat harus menyiapkan Rp500 ribu melalui oknum polisi inisial B,

“Hari ini juga BPKB jadi. Ambilnya di Drive thru Samsat Pare, temui petugas inisial A,” ucapnya, dikutip dari Detikzone, 2 April 2025.

Untuk diketahui Fenomena kelangkaan kertas untuk dokumen kendaraan tercatat mulai terjadi sejak 2013, berdasarkan jejak digital yang ditemukan redaksi. Saat itu, Korlantas Polri menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena pertimbangan kehati-hatian.

“Oleh sebab itu Korlantas harus melakukan perhitungan yang lebih teliti atas dasar kehati-hatian dan ketelitian yang lebih tinggi dengan konsultan yang kompeten,” ujar Kabid Regiden Korlantas Polri, Kombes Sam Budi Gustian, dalam konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013), dikutip dari Detik.

Budi menjelaskan, keterlambatan juga disebabkan karena proses lelang baru dilakukan setelah keluar petunjuk Presiden mengenai pagu definitif yang ditetapkan Dirjen Perbendaharaan. Untuk pengadaan BPKB tahun 2013, pagu anggarannya sebesar Rp251,324 miliar, sedangkan HPS (Harga Perhitungan Sendiri) yang diumumkan melalui LPSE adalah Rp227,179 miliar. Sementara untuk pengadaan STNK, pagu anggaran 2013 sebesar Rp296,726 miliar, dengan HPS Korlantas sebesar Rp230,261 miliar.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warsubi Lantik 84 Pejabat Baru di Pemkab Jombang, Bayu Pancoroadi dari PUPR Jadi Kapala DPMPTSP

15 Januari 2026 - 22:00 WIB

Kehebatan Tim SAR Gabungan: 17 Hari Tanpa Henti, Akhirnya Berhasil Temukan Jasad Syafiq di Lereng Gunung Malang

15 Januari 2026 - 18:18 WIB

2.000 Peserta Termasuk Dokter Tirta akan Tampil dalam Lelono by Mantra 2026 Lintas Alam 55 Km Tanpa Hadiah di Batu

15 Januari 2026 - 17:29 WIB

Beberapa Perwira Polres Jombang Bergeser Jabatan

15 Januari 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Mark-Up JDU Rp 16 Miliar, Ormas Dinas Melaporkan 5 Orang Termasuk Bupati Sidoarjo ke Bareskrim

15 Januari 2026 - 17:11 WIB

Kontrak Payung ATK Kertas Resmi Ditandatangani Pemkot Mojokerto

15 Januari 2026 - 14:55 WIB

Iran Tunda Eksekusi Gantung, Setelah Ancaman dari AS, Ini Kata Donald Trump

15 Januari 2026 - 10:36 WIB

Menteri HAM Temui Pasien Keracunan MBG di Mojokerto, Natalius: Tidak Boleh Jadi Pengalang Proram MBG

15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Antarina: Beberkan Tujuan Sekolah, Bukan Hanya Cari Nilai

15 Januari 2026 - 09:03 WIB

Trending di News