Menu

Mode Gelap

Headline

Guru Berdiri Diatas Bangku Menendang 3 Kali Kepala Siswa, Diduga Terjadi di SMPN 1 di Demak

badge-check


					Diduga terdengar suara siulan, seorang oknum guru naik di bangku kelas, lalu menendang kepala siswanya, berakhir damai. Tangkap layar video Instagram@kodil007 Perbesar

Diduga terdengar suara siulan, seorang oknum guru naik di bangku kelas, lalu menendang kepala siswanya, berakhir damai. Tangkap layar video Instagram@kodil007

Penulis: Adi Wardhono   |   Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, DEMAK-  Beginilah video viral Guru Vs Murid Zaman Now.Muncul video viral, kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswa di SMP Negeri 1 Karangawen, Kabupaten Demak, mendadak viral dan memicu gelombang kecaman luas di media sosial.

Video berdurasi 28 detik tersebut pertama kali diunggah oleh akun bernama Ha We ke grup Facebook Info Warga Karangawen. Dalam waktu singkat, video itu telah disaksikan dan dibagikan ribuan kali oleh warganet. Namun belum ada kofirmasi keaslian, dan kepastian video yang viral ini.

Tampak seseorang pria beseragam warna krem, menggunakan peci. Dia berkacak pinggang, berdiri di atas bangku. Dsitiu duduk, seorang siswa. Tampak sekali, pria diduga oknum guru itu melepaskan tendangan kakinya ke kepala siswanya.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang guru berbusana cokelat dengan peci hitam berdiri di atas meja murid sambil bersandar pada jendela kelas. Dengan nada keras dan sikap mengintimidasi, sang guru melontarkan pertanyaan sambil menendang kepala siswa laki-laki tiga kali.

“Koncomu biasane sopo?” bentak sang guru bertubuh kurus, diiringi tendangan ke arah kepala siswa.

Siswa yang ketakutan tampak berusaha memberikan jawaban, namun suaranya tak terdengar jelas lantaran tertutup suara tawa dari sejumlah murid lain yang merekam dan menyaksikan kejadian itu.

Tak berhenti di situ, guru tersebut kembali menghardik: “Tidak ada orang? Maksudmu piye?” sambil menunjuk siswa yang terduduk di bawahnya dalam kondisi trauma, demikian kaun insgaram@kodil07, merilis video itu memberi narasi.

Video ini langsung memantik kemarahan masyarakat, khususnya para orang tua murid dan aktivis pendidikan. Banyak yang menuntut pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Demak untuk segera turun tangan dan memberikan sanksi tegas kepada oknum guru tersebut.

“Ini sangat mencoreng dunia pendidikan. Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak boleh terjadi di sekolah. Apalagi dilakukan oleh guru yang seharusnya menjadi teladan,” ujar Siti Nurjanah, seorang pemerhati pendidikan di Demak.

Netizen juga ramai-ramai mendesak penegakan hukum atas tindakan kekerasan ini. Banyak yang mempertanyakan apakah pihak sekolah dan Dinas Pendidikan akan melindungi hak-hak siswa atau justru akan menutup-nutupi kasus tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak SMP Negeri 1 Karangawen maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Demak. Masyarakat berharap kasus ini tidak berhenti di ranah viral media sosial saja, melainkan diusut hingga tuntas.

“Kami mendesak agar pihak kepolisian dan dinas terkait segera melakukan investigasi mendalam.” demikian komen seorang neizen atas munculnya video itu. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia Mencekam! Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar Terjadi Pembakaran

30 Agustus 2025 - 01:11 WIB

Forum Rakyat Jombang Desak Bupati Warsubi Batalkan Kenaikan Pajak

29 Agustus 2025 - 23:48 WIB

Manik-manik Plumbon Gambang, Cor Mojotrisno dan Batik Jombang Dipamerkan di Expo CBD Tangerang

29 Agustus 2025 - 22:01 WIB

SMPN 15 Surabaya Bekali Siswa Pengetahuan Bahaya Narkoba

29 Agustus 2025 - 21:54 WIB

Peringati HUT ke-80 Kejaksaan Ziarah ke TMP, Andi Wicaksono: Wujudkan Keadilan

29 Agustus 2025 - 20:06 WIB

Baksos Kesehatan di SR Mojoagung, Pemkab Siapkan Snack dan Es Krim Gratis untuk Siswa

29 Agustus 2025 - 19:30 WIB

Aksi Solidaritas Tewasnya Affan Kurniawan, Kapolres Jombang Salat Ghoib Bersama Massa Ojol

29 Agustus 2025 - 18:56 WIB

LPS Catat Tabungan Orang Kaya Tembus Rp5.112 Triliun, Seharusnya Kena Pajak Tinggi

29 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Presiden Kecewa atas Tindakan Aparat dalam Insiden Ojol

29 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Trending di Nasional