Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gajah Moly Ditemukan Tewas Teseret Arus Sungai Cengcengan Gianyar

badge-check


					Tragis nasib gajah betina bernama Moly, penghuni kebun binatang Gianyar, Bali. Ia tewas teseret arus banjir sungai, Senin 16 Desembet 2024. Instagram@ctd.insider Perbesar

Tragis nasib gajah betina bernama Moly, penghuni kebun binatang Gianyar, Bali. Ia tewas teseret arus banjir sungai, Senin 16 Desembet 2024. [email protected]

KREDONEWS.COM, GIANYAR– Tragis nasib gajah betina di Bali Zoo bernama Moly, 30 tahun, hanyut terseret arus sungai dan ditemukan mati di Sungai Cengcengan, Desa Guwang, Kecamatan Sukawari, Gianyar Bali setelah 15 jam pencarian, Selasa, 17 Desember 2024, pagi WITA.

Moly ditemukan 3 kilometer dari lokasi gajah itu hanyut terseret arus sungai yang meluap di Gianyar sehari sebelumnya, yakni Senin, 16 Desember 2024.

Public Relations Bali Zoo, Emma Chandra mengatakan Moly saat itu sedang dipandu oleh mahout atau pawang gajah sekitar pukul 15.30 WITA untuk kembali ke holding area setelah menyelesaikan kegiatan sosialisasi rutin.

Aktivitas tersebut merupakan bagian dari perawatan harian Bali Zoo, dimana gajah diberikan waktu untuk bermain, menjelajahi lingkungan, dan mendapat stimulasi mental serta fisik untuk menjaga kesejahteraan mereka.

Rute perjalanan menuju holding area melalui sungai yang biasanya memiliki arus tenang. Hujan deras yang terjadi saat itu menyebabkan debit air sungai meningkat tiba-tiba dan arus menjadi sangat deras. Di situasi tersebut, Moly kehilangan keseimbangan dan terseret arus.

Pencarian Moly dilakukan menyusuri aliran sungai dan area sekitarnya secara manual dan dengan bantuan pemantauan lapangan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali dan BPBD Gianyar, serta melibatkan masyarakat lokal.

Pada Selasa (17/12) sekitar pukul 06.30 WITA, Moly ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Sungai Cengceng usai 15 jam pencarian.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indek Kepuasan Subandi- Mimik Turun, Ahmad Muzayyin: Jadikan Early Warning, bukan untuk Saling Menyalahkan

7 September 2026 - 16:01 WIB

Parlemen Protes Keras, PM Albania Angkat AI Diela Jadi Menteri untuk Cegah Korupsi

7 September 2026 - 15:33 WIB

God’s Eyes View Proyek Nebius: Mengubah Kekuasaan Teknologi dari Pusat Komando ke Seluruh Umat Manusia!

7 September 2026 - 13:50 WIB

Direktur RSKKA Dr Agus Harianto Dorong Agar Iluni Memiliki RS Kapal demi NKRI

7 September 2026 - 11:38 WIB

Gerakan AI Global: Kembalikan Kecerdasan dan Kekuasaan kepada Rakyat!

7 September 2026 - 10:36 WIB

Efek Erupsi Anak Krakatau: Gas SO₂ Terdeteksi di Jateng, Bandara Soeta Tutup 3 Jam

6 September 2026 - 21:09 WIB

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Garuda Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang

6 September 2026 - 19:01 WIB

Boro Pimpin Blokade Jalur Material ke PSN IPIP Kolaka, Sebut TNI Bajingan!

6 September 2026 - 18:14 WIB

Trending di News