Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Donald Trump Menghendaki Terusan Panama Dikembalikan Amerika Serikat

badge-check


					Inilah terusan panama yang sangat strategis menghubungkan antara Samudra Atlantik dan Pasifik. Manfaat keekonimiannya sangat besar berada di negara Panama, Amerikan Selatan. Instagram@idx_channel Perbesar

Inilah terusan panama yang sangat strategis menghubungkan antara Samudra Atlantik dan Pasifik. Manfaat keekonimiannya sangat besar berada di negara Panama, Amerikan Selatan. Instagram@idx_channel

Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, WASHINGTON-  Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam biaya tinggi yang harus dibayar kapal-kapal AS jika ingin melewati Terusan Panama.

Dilansir dari AFP pada Minggu, 22 Desember 2024,  Trump ingin kendali atas terusan yang menghubungkan samudra Atlantik dan Pasifik tersebut dikembalikan ke AS.

Terusan Panama dibangun AS pada awal abad ke-20. Kendali atas kanal tersebut beralih dari AS ke Panama pada 1999.

“Angkatan Laut dan perdagangan kita telah diperlakukan dengan cara yang sangat tidak adil dan tidak bijaksana. Biaya-biaya yang dibebankan oleh Panama sungguh menggelikan,” kata Trump di platform media sosial Truth Social.

“Penipuan total terhadap negara kita ini akan segera dihentikan,” katanya. Trump menuduh Terusan Panama secara diam-diam dikendalikan China. Oleh karena itu, AS harus mengambil kembali kendali atas infrastruktur penting itu agar tidak jatuh ke tangan yang salah.

Pembangunan Terusan Panama adalah proyek monumental yang melibatkan beberapa tokoh dan negara sepanjang sejarahnya. Gagasan untuk membangun terusan di tanah genting Panama pertama kali dicetuskan oleh Raja Charles V dari Spanyol pada tahun 1524.

Tujuannya adalah untuk mempermudah pelayaran, terutama untuk transportasi emas dari wilayah Amerika. Namun, rencana ini tidak dapat direalisasikan pada waktu itu karena keterbatasan teknologi dan kondisi politik di Eropa.

Pada akhir abad ke-19, setelah keberhasilan pembangunan Terusan Suez, Ferdinand de Lesseps, yang juga merupakan insinyur di balik Terusan Suez, memimpin upaya pembangunan Terusan Panama oleh Prancis mulai tahun 1881. Namun, proyek ini mengalami banyak kendala, termasuk penyakit seperti malaria dan demam kuning yang menewaskan banyak pekerja, serta masalah finansial yang akhirnya menyebabkan kebangkrutan perusahaan Prancis pada tahun 1889.

Setelah beberapa tahun terhenti, pembangunan terusan dilanjutkan oleh Amerika Serikat pada tahun 1904. Proses ini dimulai setelah AS membantu Panama merdeka dari Kolombia. Presiden Theodore Roosevelt memainkan peran kunci dalam mendukung proyek ini

Pembangunan dimulai pada 4 Mei 1904 dan dipimpin oleh Letnan Kolonel George Washington Goethals, yang diangkat sebagai kepala insinyur proyek setelah beberapa pemimpin sebelumnya mengundurkan diri akibat berbagai tantangan.
Setelah melalui berbagai kesulitan, termasuk penggalian besar-besaran dan pembangunan sistem kunci untuk mengangkat kapal, Terusan Panama akhirnya dibuka pada 15 Agustus 1914, ditandai dengan lewatnya kapal Ancon.

Proyek ini menelan biaya sekitar 639 juta dolar AS dan menjadi salah satu proyek konstruksi paling ambisius pada masanya.

Secara keseluruhan, pembangunan Terusan Panama merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pihak sepanjang sejarahnya, mulai dari ide awal Raja Charles V hingga eksekusi oleh Ferdinand de Lesseps dan akhirnya penyelesaian oleh Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Theodore Roosevelt dan George Washington Goethals. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update Keracunan MBG di Batang: Korban 589 Siswa, 127 Masih Dirawat, SPPG Dihentikan 30 Hari

27 September 2026 - 20:16 WIB

80 % dari 300 Kader Lolos Donor Darah HUT 25 PD, Lucy Kurniawati: Bisa Selamatkan 330.000 Nyawa

27 September 2026 - 18:48 WIB

Kepsek SMPN 18 Pukul Siswa Gegara tak Pakai Seragam Lurik, Kombes Pol Ganis Setyaningrum Turun Tangan

27 September 2026 - 00:01 WIB

Kombes Pol Setyaningrum Tangani Langsung Kasus Kekerasan terhadap Siswa SMP 18 Kota Malang

26 September 2026 - 23:49 WIB

Launching Media APPI: Menyuguhkan Talkshow ‘Jangan Asal Viral’

26 September 2026 - 22:57 WIB

Disidak Inspektur Imipas: Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Wisnu H. Putranto Terbongkar

26 September 2026 - 21:57 WIB

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Trending di News