Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dirjen Yankes Bekukan Status Dokter Koas Lady Aurellia Pramesti, Diduga Terlibat Penganiayaan

badge-check


					Pasca kasus penganiayaan koas di RS Palembang, kini Dirjen Yankes menjatuhkan sanksi berupa pembekuan status sebagai koas terhadap Lady Arellia.  instagram Perbesar

Pasca kasus penganiayaan koas di RS Palembang, kini Dirjen Yankes menjatuhkan sanksi berupa pembekuan status sebagai koas terhadap Lady Arellia. instagram

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Lady Aurellia Pramesti, mahasiswi koas  (co-assistant), adalah mahasiswa kedokteran yang sedang menjalani tahap pendidikan klinis sebagai bagian dari proses untuk menjadi dokter resmi.di RSUD Siti Fatimah Palembang, sementara dibekukan statusnya oleh pihak fakultas setelah terlibat dalam kasus penganiayaan dokter koas Muhammad Luthfi.

Keputusan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, yang menegaskan langkah tersebut dilakukan sambil menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

Azhar menegaskan bahwa kasus ini merupakan insiden bullying di lingkungan pendidikan kedokteran yang bersifat kasuistis, bukan sistematis.

“Status oknum ini sebagai mahasiswa sudah dibekukan sementara oleh dekannya sampai kasusnya jelas dengan kepolisian,” ujarnya pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Kasus penganiayaan ini bermula dari konflik terkait jadwal piket koas menjelang tahun baru. Muhammad Luthfi, ketua koordinator koas di RSUD Siti Fatimah, bertugas mengatur jadwal piket mahasiswa koas di rumah sakit tersebut.

Pada Rabu, 11 Desember 2024, Luthfi bertemu  ibu Lady, Sri Meilina alias Lina, Fadilla alias DT, di sebuah tempat makan di kawasan Demang Lebar Daun, Palembang. Pertemuan tersebut membahas permintaan penggantian jadwal piket Lady. Namun, dalam diskusi itu, Luthfi dinilai tidak memberikan respons yang memuaskan, sehingga memicu emosi DT. Ketegangan pun berujung pada aksi pemukulan terhadap Luthfi.

Akibat insiden ini, sopir keluarga, Fadilla alias DT, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Video penganiayaan ini pun kemudian viral, selanjutnya pengacara keluarga pun menyatakan akan melaporkan pengunggah video itu ke polisi.

Setelah viral, pihak rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) terkait insiden penganiayaan dokter koas Muhammad Lutfi dilakukan pada Jumat, 13 Desember 2024. Rektor Unsri, Taufiq Marwa, menyampaikan pernyataan tersebut dalam bentuk keterangan tertulis yang merespons insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihak kampus tidak menoleransi segala bentuk kekerasan.

Karena muncul ancaman dari pengacara keluarga, persoalannya merembet kepada orang tua atau ayah Lady Aurellia Pramesti, yang ternyata adalah seorang pejabat Kepala BPJN Kalimantan Barat, lingkungan kementrian Pekerjaan Umum (PU), yang sekarang mulai diungkit ke dunia maya, jabatan hingga kekayaan yang dimilikinya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dirjenpas Mashudi Mengundurkan Diri, Tertimpa Kasus Klaster Mewah LP Cibinong

1 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak sampai Akhir November 2026

1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Visi Misi Calon Kapolri Komjen Suyudi: 9 Fokus Perubahan Polri Bersama Rakyat!

1 Oktober 2026 - 17:08 WIB

1-6 Oktober 1965: Ade Irma Suryani Bocah Termuda yang Peroleh Gelar Pahlawan Nasional

1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Menelisik Akar Terorisme (63): Konspirasi adalah Ibu Jari Penghubung

1 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Dirjenpas Mashudi Pimpin Penghancuran Klaster Mewah di LP Cibinong, Mengarah Perusakan Barang Bukti

1 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Tengger untuk Dunia, ALIT Gelar Sarasehan Pranata Waktu ‘Sinau Niteni Mangsa’

1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Presiden Prabowo Ganti Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit kepada Komjen Suyudi Kepala BNN

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Digrebek Pesta Narkoba, Kakak Beradik Asrilla dan Afif Reza Rimunda

1 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Trending di News