Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

BPOM Tarik Jajanan Pedas Viral Latiao asal China yang Picu Keracunan

badge-check


					Jajanan Latiao Perbesar

Jajanan Latiao

KREDONEWS.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik jajanan viral Latiao asal China dari peredaran.

Langkah ini diambil menyusul laporan keracunan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Jawa Tengah.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang, Lintang Purba Jaya, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyita 819 kemasan Latiao dari 45 lokasi di provinsi tersebut.

“Untuk kewaspadaan, produk Latiao sudah ditarik dari peredaran. Kami memeriksa 45 sarana di Jawa Tengah dan berhasil menarik 819 picis Latiao. Produk ini sudah kami tarik dari distributor hingga importir, dan seluruhnya telah dimusnahkan,” ungkap Lintang kepada Kumparan, Rabu (18/12).

Penarikan produk ini dilakukan setelah insiden keracunan massal di Wonosobo pada Oktober lalu.

Kasus serupa juga dilaporkan di wilayah lain seperti Sukabumi, Bandung Barat, Pamekasan, Tangerang Selatan, Lampung, hingga Riau.

Menurut Lintang, Latiao sebelumnya telah memenuhi standar kelayakan konsumsi di Indonesia.

Namun, uji coba terbaru menemukan adanya permasalahan yang menyebabkan keracunan.

“Dari hasil pengujian dan pengambilan sampel di beberapa tempat, ditemukan ada produk yang sesuai standar dan ada yang tidak. Oleh karena itu, kami langsung melakukan penarikan,” jelasnya.

Pengujian terhadap empat jenis Latiao mengungkapkan adanya bakteri Bacillus cereus, yang biasa ditemukan pada makanan dengan pengemasan kurang baik.

Bakteri ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti muntah dan diare.

Selain menarik produk dari peredaran, BPOM terus memantau peredaran jajanan pedas tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati.

Latiao adalah jajanan berbentuk strip berwarna oranye dengan tekstur kenyal dan rasa pedas gurih yang sedang viral di Indonesia.

Camilan ini mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima, pasar tradisional, hingga toko online.

Berasal dari Provinsi Hunan, China, Latiao terbuat dari tepung gandum, tepung kacang kedelai panggang (kinako), dan minyak cabai.

Keamanan konsumsi Latiao sempat menjadi sorotan di China pada tahun 2018-2019 silam setelah ditemukannya penggunaan zat aditif yang tidak sesuai dengan regulasi setempat.

Jajanan ini telah populer di China sejak tahun 1990-an dan mulai dikenal luas di Indonesia, karena faktor media sosial.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Kereta Cepat Tiongkok Pecahkan Rekor Akselerasi dari 0 hingga 800 km/jam dalam 5 detik

16 Agustus 2026 - 18:47 WIB

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Trending di Internasional