Menu

Mode Gelap

Internasional

BPOM Tarik Jajanan Pedas Viral Latiao asal China yang Picu Keracunan

badge-check


					Jajanan Latiao Perbesar

Jajanan Latiao

KREDONEWS.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik jajanan viral Latiao asal China dari peredaran.

Langkah ini diambil menyusul laporan keracunan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Jawa Tengah.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang, Lintang Purba Jaya, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyita 819 kemasan Latiao dari 45 lokasi di provinsi tersebut.

“Untuk kewaspadaan, produk Latiao sudah ditarik dari peredaran. Kami memeriksa 45 sarana di Jawa Tengah dan berhasil menarik 819 picis Latiao. Produk ini sudah kami tarik dari distributor hingga importir, dan seluruhnya telah dimusnahkan,” ungkap Lintang kepada Kumparan, Rabu (18/12).

Penarikan produk ini dilakukan setelah insiden keracunan massal di Wonosobo pada Oktober lalu.

Kasus serupa juga dilaporkan di wilayah lain seperti Sukabumi, Bandung Barat, Pamekasan, Tangerang Selatan, Lampung, hingga Riau.

Menurut Lintang, Latiao sebelumnya telah memenuhi standar kelayakan konsumsi di Indonesia.

Namun, uji coba terbaru menemukan adanya permasalahan yang menyebabkan keracunan.

“Dari hasil pengujian dan pengambilan sampel di beberapa tempat, ditemukan ada produk yang sesuai standar dan ada yang tidak. Oleh karena itu, kami langsung melakukan penarikan,” jelasnya.

Pengujian terhadap empat jenis Latiao mengungkapkan adanya bakteri Bacillus cereus, yang biasa ditemukan pada makanan dengan pengemasan kurang baik.

Bakteri ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti muntah dan diare.

Selain menarik produk dari peredaran, BPOM terus memantau peredaran jajanan pedas tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati.

Latiao adalah jajanan berbentuk strip berwarna oranye dengan tekstur kenyal dan rasa pedas gurih yang sedang viral di Indonesia.

Camilan ini mudah ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima, pasar tradisional, hingga toko online.

Berasal dari Provinsi Hunan, China, Latiao terbuat dari tepung gandum, tepung kacang kedelai panggang (kinako), dan minyak cabai.

Keamanan konsumsi Latiao sempat menjadi sorotan di China pada tahun 2018-2019 silam setelah ditemukannya penggunaan zat aditif yang tidak sesuai dengan regulasi setempat.

Jajanan ini telah populer di China sejak tahun 1990-an dan mulai dikenal luas di Indonesia, karena faktor media sosial.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapal Perang China Nyaris Masuk Perairan Australia

12 Februari 2026 - 14:47 WIB

Ribuan Warga Gaza Hilang, Diduga “Menguap” Akibat Senjata Suhu Ekstrem

11 Februari 2026 - 21:33 WIB

Saif Al Islami Putra Muammar Gadhaffi Tewas Dibunuh Empat Pria Bertopeng

9 Februari 2026 - 18:54 WIB

Gubernur Korea Selatan Dikecam Usai Usul Impor Perawan Vietnam

9 Februari 2026 - 14:41 WIB

Pakistan Ekspor Daging Keledai 50 Kontener/Bulan ke China, bukan Dimakan tapi untuk Obat Tradisional

1 Februari 2026 - 18:26 WIB

Harga Emas Anjlok 9,8 Persen: Harga Tertinggi US$5.594,82 Menjadi US$4.883,62/ Troy Ounce

31 Januari 2026 - 16:38 WIB

Nama ‘Epstein’ Hilang dari Tiktok Amerika: Pengendali Keuangan Orang Terkaya di Dunia Termasuk Trump

31 Januari 2026 - 10:15 WIB

Inilah Skylab ‘Habal-habal’ Filipina: Satu Motor Bisa Angkut 10 Orang Penumpang

27 Januari 2026 - 13:04 WIB

Fenomena ‘Parade Planet’ Februari Mendatang

25 Januari 2026 - 20:02 WIB

Trending di Internasional