Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Bobibos Bensin dan Solar dari Tanaman Indonesia Beroktan 98

badge-check


					M Ikhlas Thamrin, Founder Bobibos dalam peluncuran produk bahan bakar ramah lingkungan di Bumi Sultan Jonggol Kabupaten Bogor (Foto: RRI/Yofri) Perbesar

M Ikhlas Thamrin, Founder Bobibos dalam peluncuran produk bahan bakar ramah lingkungan di Bumi Sultan Jonggol Kabupaten Bogor (Foto: RRI/Yofri)

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Bahan bakar nabati bernama Bobibos resmi diperkenalkan setelah melalui riset selama 10 tahun. Nama bahan bakar nabatib Bobibos pastinya masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.

Simak penjelasan rinci tentang bahan bakar nabati Bobibos yang telah menjalani riset selama 10 tahun. Inovasi ini diklaim sebagai energi alternatif ramah lingkungan karya anak bangsa.

Founder Bobibos, Ikhlas Thamrin, menyebut bahan bakar ini merupakan hasil riset mandiri berbasis tanaman lokal. Ia menilai, Indonesia mampu mandiri energi melalui riset dan teknologi.

“Kami ingin membuktikan bahwa bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui ilmu pengetahuan. Setelah lebih dari 10 tahun riset mandiri, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/11/2025).

Bobibos merupakan akronim dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, terdiri atas dua varian yakni bensin dan solar. Produk ini dihasilkan dari tanaman yang tumbuh subur di berbagai wilayah tanah air.

Menurut Ikhlas, konsep tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional. Namun juga mendukung upaya menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.

“Kita ingin sawah tidak hanya menghasilkan pangan. Lahan pertanian juga dapat menjadi sumber energi hijau,” katanya.​

Hasil uji laboratorium menunjukkan, Bobibos memiliki angka oktan mendekati 98. Daya jelajahnya diklaim lebih efisien dibanding bahan bakar konvensional yang ada di pasaran.

Anggota DPR RI Mulyadi menyebut, Bobibos sebagai langkah nyata menuju kemandirian energi nasional. Ia menilai inovasi tersebut membuktikan keberanian bangsa bertransformasi dari konsumen menjadi produsen.

“Dulu kita berjuang menolak kenaikan harga BBM, kini saatnya kita melahirkan solusi. Indonesia harus berani bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi produsen energi terbarukan,” ujarnya.

Peluncuran Bobibos diharapkan menjadi tonggak baru bagi energi terbarukan Indonesia. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan alternatif bahan bakar ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian energi nasional di masa depan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Trending di Nasional