Menu

Mode Gelap

News

Audiensi dengan 40 PKL Tergusur, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Tantang Duel Warga

badge-check


					Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, emosi menantang duel seorang  dari 40 PKL yang datang menghadap untuk audiensi atas penggusuran PKL di Driyorejo, Rabu 20 Mei 2026. Foto: ist Perbesar

Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, emosi menantang duel seorang dari 40 PKL yang datang menghadap untuk audiensi atas penggusuran PKL di Driyorejo, Rabu 20 Mei 2026. Foto: ist

Penulis: Sanny   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK –  Ketua DPRD Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir, mengeluarkan tantangan berduel kepada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sedang melakukan audiensi dan menyampaikan aspirasi.

Video rekaman kejadian ini kemudian tersebar luas di media sosial pada Kamis, 21 Mei 2026, dan langsung menjadi sorotan publik.

Peristiwa memanas terjadi di ruang rapat DPRD Kabupaten Gresik pada Rabu, 20 Mei 2026, siang hari.

Latar Belakang

Pertemuan tersebut dihadiri puluhan pedagang kaki lima berasal dari kawasan Semambung, Kecamatan Driyorejo.

Mereka datang ke kantor dewan untuk menuntut kejelasan terkait pembongkaran dan penggusuran lapak serta tempat usaha mereka.

Para pedagang mengaku sudah menunggu kejelasan selama lebih dari 40 hari, bahkan sempat menginap di halaman depan kantor DPRD.

Tiga poin utama yang mereka tanyakan dan minta solusinya adalah:

1. Dasar hukum dan alasan pembongkaran tempat usaha mereka.

2. Kepastian nasib dan kelanjutan mata pencaharian.

3. Jaminan tempat relokasi atau ganti rugi yang layak.

Krolonologi

Saat diskusi dan adu argumen berlangsung, suasana pertemuan menjadi memanas.

Di tengah perdebatan tersebut, Ketua DPRD M. Syahrul Munir terpancing emosi, kemudian berdiri, menunjuk ke arah para pedagang, dan mengeluarkan ucapan menantang menggunakan bahasa Jawa:

Nek rusuh ojok ndok kene… engkok dilanjut ta wong loroh!”
(Artinya: Kalau mau rusuh atau berantam jangan di sini… nanti kita selesaikan atau berduel di luar saja!

Ayo nek wani wobg loro, ojo nok kene. Jan… (Jika berani, jangan dini) sambil berkali kali mengekan kata: kasar Jawatinuran.

Syarul berujar sambil menuding nuding kepada seseorang pria. Lalaki gondrong itu pun merangsep mendekati Syahrul, siap diajak duel.

Namun, dilerai banyak PKL yang ada disitu, Syahrul ngeloyor keluar ruang

Ucapan tersebut direkam dan beredar luas, menuai berbagai reaksi dari masyarakat.

Alih-alih meminta maaf atau mengakui kekhilafan ucapannya, politisi tersebut justru bersikap menolak kritik dan tidak merasa bersalah.

Ia berkilah bahwa dirinya adalah korban jebakan, ada pihak yang sengaja memancing emosinya, serta meminta publik untuk memahami konteks pembicaraan saat itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut maupun klarifikasi rinci dari pihak DPRD Kabupaten Gresik terkait peristiwa dan sikap ketua dewan tersebut.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terbitkan Sertipikat Ilegal, Kejaksaan Tahan 6 Pimpinan dan ASN BPN Serang

22 Mei 2026 - 14:04 WIB

Presiden Prabowo: Hadapi Aparat Nakal Jangan Dilawan, Videokan Laporkan ke Saya!

22 Mei 2026 - 12:58 WIB

Toko Oleholeh Haji di Mojoagung Ludes Terbakar, H Muchtar: Puluhan Juta Hilang Seketika

21 Mei 2026 - 23:27 WIB

Laporan dari Makkah, Amirul Haj Prof Muhadjir Effendy Temui Haji Jatim di Hotel Rehab Almahaba

21 Mei 2026 - 20:21 WIB

ESDM Berencana Impor 100.000 Tabung CNG dari China Pengganti Elpiji

21 Mei 2026 - 13:03 WIB

Presiden Imbau Himbara Jadi Bank Patriotik: Rp487 Triliun Hanya Dinikmati 1.850 Pengusaha

21 Mei 2026 - 12:48 WIB

Harga Migor di Pasaran Rp21.000/L, Menteri Amran: Ini Ulah Mafia Pangan!

21 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pertama Kali Dewan Jombang ke Titik Nol Kelahiran Bung Karno, Siti: Kami Usulkan Fasilitas ke Bupati

21 Mei 2026 - 11:26 WIB

Kantor Kabupaten Bulungan Terbakar, Bupati Syarwani: Ini Kebaran Besar!

21 Mei 2026 - 10:24 WIB

Trending di News