Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG — Pemerintah Kabupaten Jombang berhasil meraih penghargaan ATM Award 2026 (penghargaan nasional pengendalian AIDS, TBC, dan malaria) yang diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Bima Arya Sugiarto.
Penyerahan berlangsung pada Selasa malam, 3 November 2026, di Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, Bandung.
Penghargaan ini dalam rangkaian Pertemuan Nasional Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES).
-
- Pengakuan Kerja Sama Lintas Sektor: Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi jajaran Dinas Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, mitra terkait, serta seluruh elemen masyarakat Jombang yang berkolaborasi menekan penyebaran ATM.
- Skrining Aktif & Edukasi Masif: Salah satu indikator keberhasilan Jombang difokuskan pada percepatan penemuan kasus TBC melalui skrining aktif secara berkala dan edukasi berskala besar untuk mencegah penularan di masyarakat.
- Target Eliminasi 2030: Penghargaan nasional ini menjadi motivasi besar bagi Pemkab Jombang untuk mengukuhkan komitmen mereka dalam mewujudkan target eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria pada tahun 2030.
Dalam sambutannya, ia menegaskam bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang bersama puskesmas, instansi terkait, dan masyarakat selama satu tahun terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya deteksi dini kasus, pendampingan pengobatan berkelanjutan, serta sosialisasi pencegahan yang dilaksanakan hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Kami bersyukur atas pengakuan ini, namun kami tidak akan berpuas diri. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan pemicu untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Jombang.
Meskipun telah meraih penghargaan, tantangan pengendalian ketiga penyakit ini masih nyata di wilayah Jombang.
Perlu Peningkatan
Untuk kasus TBC, pihaknya masih perlu meningkatkan pemeriksaan skrining aktif di kelompok berisiko, memastikan pasien menjalani pengobatan sampai tuntas, serta mengurangi angka kasus kambuhan.
Sementara untuk penanggulangan HIV‑AIDS, upaya utama adalah menghilangkan stigma terhadap penderita serta memperluas akses pemeriksaan dini dan layanan konseling.
Dalam hal pengendalian malaria, tim kesehatan terus melakukan pemantauan rutin di wilayah yang berisiko tinggi, membersihkan sarang nyamuk penular, dan memberikan penyuluhan kepada warga tentang cara mencegah gigitan nyamuk.
Wakil Bupati Salmanudin yang menerima penghargaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan dan mitra kerja.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Jombang akan terus memperkuat sinergi lintas instansi, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, agar program‑program pengendalian penyakit ini benar‑benar terasa manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Kita harus pastikan program tidak hanya berhenti di laporan semata, tapi turun ke lapangan dan menyentuh warga secara langsung,” tegasnya.
Pemerintah juga akan melibatkan organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat untuk membantu penyebaran informasi pencegahan penyakit di lingkungan masing‑masing.
Penghargaan ATM Award diberikan setiap tahun oleh Kementerian Dalam Negeri bagi kabupaten/kota yang dinilai unggul dalam upaya pengendalian AIDS, TBC, dan malaria di Indonesia.**














