Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir berpotensi memengaruhi kualitas pangan yang disimpan di lemari pendingin rumah tangga.

Ahli gizi dr Tan Shot Yen mengingatkan bahwa dampaknya bukan hanya menurunkan kualitas gizi, tetapi juga meningkatkan risiko makanan menjadi basi dan busuk.

Menurut Tan, seluruh produk pangan yang memerlukan penyimpanan dalam suhu dingin maupun beku menjadi kelompok yang paling rentan ketika listrik padam dalam waktu cukup lama. Makanan yang biasanya disimpan di dalam chiller dengan suhu di bawah 5 derajat Celsius maupun freezer membutuhkan rantai dingin yang stabil agar tetap aman dikonsumsi.

“Bukan cuma kualitas, tapi risiko basi dan busuk. Semua yang harus masuk chiller, suhu 5 derajat Celsius ke bawah, dan suhu beku,” kata Tan kepada Bloomberg Technoz, Senin (22/6).

Dia menjelaskan, makanan yang disimpan di dalam lemari pendingin pada dasarnya tidak steril. Ketika suhu penyimpanan naik ke kisaran 5 hingga 60 derajat Celsius, mikroba yang sebelumnya sudah ada dapat berkembang biak sehingga memengaruhi keamanan pangan.

“Bukan terjangkit, tapi makanan yang disimpan kan bukan barang steril. Artinya mikroba bisa tumbuh di suhu kritis 5 sampai 60 derajat Celsius,” ujarnya.

Sejumlah masyarakat mengaku turut merasakan dampak pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tina, seorang karyawan swasta yang tinggal di Sawangan, Depok, mengatakan rumahnya beberapa kali mengalami pemadaman dalam sepekan terakhir dengan durasi sekitar dua hingga empat jam.

Meski demikian, dia mengaku aktivitas rumah tangganya masih berjalan normal. “Kadang bisa 2-4 jam mati lampunya,” kata Tina kepada Bloomberg Technoz, Senin (22/6).****

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rhoma Irama Siap Guncang Panggung Konser Guns N’ Roses

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Totalitas Caitlin Halderman Bawa ‘The Hidden Hand’ Jadi Nomor Satu di Viu

22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Cerita Beragam Ini Deretan Dracin Pantas Ditonton

18 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Sydney Sweeney Masuk Favorit Bond Girl 2026

9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Facebook Berubah Jadi Mirip TikTok, Isinya Video Semua

7 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Tulisan Angelina Jolie Bikin Pusing Netizen

5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Trending di Life Style