Menu

Mode Gelap

News

Resepsi Pernikahan Ambyar, Polisi Pati Temukan Nayla Bersama Pria Lain Bawa Amplop Sumbangan

badge-check


					Petugas Polres Pati sudah menemuka Nayla bersama pria pujasn lain (PIL), setelaj minggat 3 jam sebelum acara resepsi pernikahan, 21 Mei 2026. Mereka kini sudah ditemukan dan diantar kembali ke orang tuanya, Sabtu 23 Mei 2026. Foto: instagram@patispore Perbesar

Petugas Polres Pati sudah menemuka Nayla bersama pria pujasn lain (PIL), setelaj minggat 3 jam sebelum acara resepsi pernikahan, 21 Mei 2026. Mereka kini sudah ditemukan dan diantar kembali ke orang tuanya, Sabtu 23 Mei 2026. Foto: instagram@patispore

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PATI— Kamis pagi, 21 Mei 2026, seharusnya menjadi hari paling bahagia dan bersejarah bagi Nayla Anik Setyawati (19 tahun).

Saat itu di rumahnya,Desa Tajungsari (atau Tanjungsari), Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sudah disiapkan acara pesta nikah yang indah.

Segala persiapan pernikahan sudah rampung: gaun pengantin tergantung rapi di kamar, riasan telah disiapkan, seserahan dari pihak calon suami—termasuk sepeda motor jenis PCX dan perhiasan—sudah tertata indah di ruang tamu. Serta ratusan undangan sudah disebar ke kerabat dan tetangga.

Prosesi akad nikah dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB pagi itu. Namun, takdir berkata lain.

Tepat tiga jam sebelum janji suci diucapkan, Nayla menghilang tanpa kabar, meninggalkan kekacauan, kekecewaan mendalam, dan tanda tanya besar bagi kedua keluarga besar yang bersiap menyatukan ikatan.

Menghilang

Kisah ini bermula sekitar pukul 07.00 pagi. Saat seluruh keluarga sedang sibuk mengatur perlengkapan dan menyambut tamu yang mulai berdatangan, Nayla berpamitan hendak ke kamar mandi di bagian belakang rumah.

Ia mengenakan pakaian sederhana, bukan busana pengantin yang telah disiapkan.

Menunggu cukup lama namun tak kunjung kembali, ibu kandung Nayla mulai gelisah. Pintu kamar mandi didobrak, namun kosong.

Pencarian dilakukan ke seluruh penjuru rumah, tetangga, hingga kerabat dekat, namun hasilnya nihil. Nayla telah lenyap, begitu juga dengan amplop-amplop berisi uang sumbangan nikah yang disimpan di lemari.

Suasana sukacita seketika berubah menjadi duka dan kebingungan. Pihak keluarga calon pengantin pria, yang diketahui berprofesi sebagai pengusaha peternakan sapi, telah hadir lengkap dengan rombongan dan mas kawin.

Kabar hilangnya Nayla membuat seluruh rencana acara terpaksa dihentikan paksa.

Dengan berat hati, perwakilan kedua keluarga sepakat membatalkan seluruh rangkaian resepsi dan akad nikah yang tinggal hitungan jam lagi itu.

Tak ingin pasrah begitu saja, keluarga Nayla akhirnya melapor ke kepolisian pada sore hari itu juga.

Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati langsung turun tangan. Berbekal rekaman kamera lalu lintas dan jejak digital, penyidik menelusuri pergerakan gadis remaja itu.

Puncaknya pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026, tim kepolisian berhasil menemukan keberadaan Nayla.

Ia ditemukan dalam keadaan sehat walafiat, berada di sebuah kamar penginapan di kawasan Pati Kota, berada di samping seorang laki-laki lain.

Denikian keterangan, Ipda Hafid Amin (Kasi Humas Polresta Pati). Pria yang bersama Nayla adala Davin Febriansyah (18 th), warga Desa Purwosari, Tlogowungu.

Belakangan diketahui adalah rekan kerjanya saat Nayla bekerja paruh waktu di salah satu tempat usaha di daerah tersebut.

Polisi dalam keterangannya membenarkan penemuan tersebut. “Berdasarkan keterangan awal, Nayla mengakui pergi atas kemauan sendiri bersama rekannya itu. Ia mengaku ragu dan belum siap melangkah ke jenjang pernikahan, meskipun perkenalan dan perjodohan dengan calon suami yang berstatus pengusaha itu sudah berlangsung cukup lama,” ungkapnya.

Keluarga besar Nayla mengaku terpukul dan malu. Sang Ibu sempat pingsan saat mendengar kabar putrinya ditemukan di penginapan bersama laki-laki lain.

Padahal, calon suami Nayla dikenal sosok mapan, baik, dan sangat diharapkan menjadi menantu idaman.

“Kami sudah percayakan segalanya, persiapan habis-habisan, eh di detik-detik terakhir dia pergi. Kami tidak menyangka sama sekali,” ujar kerabat dekat dengan nada kecewa.

Kisah ini langsung viral di media sosial, menjadi pembicaraan hangat warga Pati hingga ke luar daerah. Beragam komentar bermunculan: ada yang menyayangkan tindakan Nayla yang dianggap merugikan banyak pihak, ada pula yang memaklumi ketidaksiapan batin seorang remaja yang dipaksa menikah muda.

Kini, Nayla telah dikembalikan ke pangkuan keluarga. Nasib hubungan kedua keluarga dan urusan materi yang telah dikeluarkan untuk persiapan pesta kini menjadi masalah baru yang harus diselesaikan secara kekeluargaan maupun hukum.

Sementara itu, rencana pernikahan yang megah dan indah itu tinggal menjadi kenangan, tersimpan sebagai cerita unik dan pelajaran pahit: bahwa cinta dan kesiapan hati tidak bisa dipaksa, meski segalanya sudah tampak sempurna di mata orang lain.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Berlaku Juni 2026, Presiden: Seluruh Ekspor Dikendalikan Pemerintah Lewat BUMN

23 Mei 2026 - 10:04 WIB

Diduga UFO, Benda Terbang Melayang di Atas Jembatan Suramadu

23 Mei 2026 - 09:20 WIB

Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Polisi Jombang Cek Kondisi Tanaman Jagung Petani

22 Mei 2026 - 19:38 WIB

Sepasang Suami Istri di Nganjuk Bobol Bank BPD Jatim Rp1,9 M, Modus Setoran Fiktif

22 Mei 2026 - 18:36 WIB

Audiensi dengan 40 PKL Tergusur, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Tantang Duel Warga

22 Mei 2026 - 16:58 WIB

Terbitkan Sertipikat Ilegal, Kejaksaan Tahan 6 Pimpinan dan ASN BPN Serang

22 Mei 2026 - 14:04 WIB

Presiden Prabowo: Hadapi Aparat Nakal Jangan Dilawan, Videokan Laporkan ke Saya!

22 Mei 2026 - 12:58 WIB

Toko Oleholeh Haji di Mojoagung Ludes Terbakar, H Muchtar: Puluhan Juta Hilang Seketika

21 Mei 2026 - 23:27 WIB

Laporan dari Makkah, Amirul Haj Prof Muhadjir Effendy Temui Haji Jatim di Hotel Rehab Almahaba

21 Mei 2026 - 20:21 WIB

Trending di News