Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pengusaha Teriak Harga Solar Industri di Tanjungperak Rp 27.000/L, Pertamina: Itu Bukan Harga Resmi!

badge-check


					Keluhan dari Ketua APBMI Jatim, Kody Lamahayu, muncul sejak tanggal 10 Maret 2026. Foto: Instagram@portaljtv Perbesar

Keluhan dari Ketua APBMI Jatim, Kody Lamahayu, muncul sejak tanggal 10 Maret 2026. Foto: Instagram@portaljtv

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, SURABAYA- Terjadi kenaikan harga solar industri di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, hingga Rp27.000 per liter memang menjadi isu hangat belakangan ini.

Lonjakan ini dilaporkan terjadi dari harga sebelumnya sekitar Rp14.400 per liter, memicu keluhan keras dari pelaku usaha bongkar muat barang.

Kenaikan hampir dua kali lipat ini langsung menaikkan biaya operasional alat berat, truk, dan logistik di pelabuhan, yang bergantung pada solar sebagai bahan bakar utama.​

Ketua APBMI Jawa Timur, Kody Lamahayu,Selasa 17 Maret 2026,  menyatakan hal ini mengancam stabilitas biaya logistik dan distribusi barang di Jawa Timur, terutama saat ekonomi masih pemulihan.​

Pelaku usaha khawatir biaya jasa bongkar muat ikut naik, membebani rantai pasok secara keseluruhan.​

Para pengusaha mendesak pemerintah untuk mengawasi distribusi dan harga agar tidak dimanipulasi penjual.​

Pertamina menyebut Rp27.000 bukan harga resmi nasional, melainkan kondisi lapangan yang viral di media sosial, dan menyangkal adanya kenaikan resmi sebesar itu.​

Isu ini dikaitkan dengan dampak konflik Timur Tengah terhadap harga minyak mentah global.​

Di tengah Ramadan dan aktivitas pelabuhan yang tinggi, kenaikan ini dianggap tidak wajar dan memerlukan evaluasi mekanisme distribusi.

APBMI meminta langkah konkret seperti pengawasan ketat untuk menjaga harga terkendali dan mendukung kelancaran logistik.​

Kenaikan harga solar industri di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, hingga Rp27.000 per liter dilaporkan terjadi sekitar awal Maret 2026.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Regional Jatimbalinus, adalah pihak yang secara resmi merespons keluhan kenaikan harga solar industri di Pelabuhan Tanjung Perak.​

Ia menjelaskan bahwa harga dari terminal Surabaya sekitar Rp15.000 per liter, naik menjadi Rp17.000–Rp19.000 di tingkat agen dan industri, sehingga Rp27.000 yang viral bukan harga resmi.​
Respons ini disampaikan sekitar 13-14 Maret 2026 untuk menenangkan pelaku usaha di tengah isu yang ramai di media.

Kronologi

Keluhan dari Ketua APBMI Jatim, Kody Lamahayu, terekam dalam artikel tanggal 10 Maret 2026, menandakan kenaikan sudah terasa di lapangan sebelum berita viral.​

Media sosial dan video JTV mulai ramai membahasnya pada 12 Maret 2026, dengan konteks harga resmi periode 1-14 Maret masih di kisaran Rp21.000-Rp23.000 untuk wilayah Jatim.

Pertamina merespons isu ini pada 13-14 Maret, menegaskan Rp27.000 bukan harga resmi melainkan harga lapangan yang dipengaruhi faktor eksternal.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

Trending di News