Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

20 LSM @MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN Terkait MBG

badge-check


					Tim MBG Watch menyerahkan permohonan Judicial Review ke Mahkamah Konsitusi (MK). Foto: Instagram@MBG Watch Perbesar

Tim MBG Watch menyerahkan permohonan Judicial Review ke Mahkamah Konsitusi (MK). Foto: Instagram@MBG Watch

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Koalisi MBG Watch, terdiri dari 20 organisasi masyarakat sipil, telah mengajukan judicial review terhadap UU APBN 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu 10 Maret 2026.

Pengajuan ini dilakukan pada 10 Maret 2026 untuk menyoroti dugaan penyalahgunaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Latar BelakangProgram MBG dianggap bermasalah karena anggarannya yang besar (Rp335 triliun) dirancang tanpa kajian kredibel, transparansi rendah, dan tidak akuntabel, melanggar prinsip pengelolaan keuangan negara.

Anggaran ini juga diduga menggeser dana sektor pendidikan, kesehatan, dan daerah, serta dimasukkan ke pos pendidikan oleh KoSPI yang turut menggugat.

Pasal yang DigugatPermohonan uji materi menargetkan Pasal 8 ayat (5), Pasal 9 ayat (4), Pasal 11 ayat (2), Pasal 13 ayat (4), Pasal 14 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 29 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026.

Koalisi meminta sebagian norma ditafsirkan bersyarat konstitusional atau dihapus untuk cegah kesewenang-wenangan fiskal.

Tujuan dan Harapan

Tindakan ini bertujuan memastikan APBN dikelola transparan, efisien, dan adil, bukan untuk kepentingan politik jangka pendek.

Koalisi berharap MK memeriksa serius dan membatalkan norma bermasalah demi akuntabilitas uang rakyat.

Koalisi Rakyat

Koalisi MBG Watch terdiri dari 20 organisasi masyarakat sipil yang mengawasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mereka secara kolektif mengajukan judicial review ke MK pada 10 Maret 2026 terkait UU APBN 2026.

Organisasi IntiKoalisi ini melibatkan lembaga seperti CELIOS, Unitrend Institute, Transparency International Indonesia (TII), Lapor Sehat, LBH Jakarta, dan Bareng Warga sebagai mitra utama peluncuran platform pengawasan MBG Watch.

Organisasi lain yang disebut dalam konteks pengawasan termasuk YLBHI, Aliansi Ibu Indonesia, serta kelompok pendidikan seperti KoSPI (Koalisi Selamatkan Pendidikan Indonesia).

Tim koalisi fokus pada pengumpulan data real-time, pelaporan anonim via website dan WhatsApp, verifikasi laporan dengan AI dan manusia, serta advokasi kebijakan untuk transparansi anggaran MBG.

Narahubung utama perwakilan dari organisasi pendiri, dengan Rizky Dwi Lestari (Unitrend) dan Dzatmiati Sari (TII) sering disebut sebagai peneliti kunci.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

25 Tahun Shiddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Trending di News