Penulis; Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BATU- Kawasan Kota Batu, Jawa Timur, diterjang cuaca ekstrem sepanjang malam Minggu (4/3), menguji nyali petugas Damkarmat. Ironisnya, saat mereka berjibaku evakuasi warga di lapangan, markas mereka sendiri ambruk diterpa angin kencang.
Kejadian terjadi pukul 18.15 WIB. Atap Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu roboh, menimpa satu unit mobil tangga vital. Kerusakan armada itu belum bisa dipastikan karena masih tertimbun reruntuhan.
Kabid Pencegahan Damkarmat, Santoso Wardoyo, menegaskan cuaca ekstrem sebagai penyebab utama. “Bangunan sebenarnya prima, tapi angin malam ini terlalu kencang. Konstruksi atap tak kuat menahan beban,” ujarnya.
Situasi kian rumit karena laporan bencana membanjir sejak sore. Tim Damkarmat terpaksa bagi fokus: evakuasi pohon tumbang, padamkan kebakaran, hingga tangkap ular di pemukiman. “Laporan beruntun, kami tetap prioritas keselamatan warga,” tambah Santoso.
Kabid Pencegahan Damkarmat Kota Batu, Santoso Wardoyo, menyebut faktor cuaca menjadi penyebab tunggal, mengingat kondisi fisik bangunan sebenarnya masih dalam keadaan prima.
“Kondisi bangunan sebenarnya masih bagus. Namun, karena embusan angin malam ini memang sangat kencang, konstruksi atap tidak sanggup menahan beban dan akhirnya ambruk,” ungkapnya.
Situasi di lapangan semakin pelik lantaran peristiwa tersebut terjadi saat intensitas laporan bencana sedang memuncak. Akibat rentetan angin kencang sejak sore, tim Damkarmat harus membagi fokus ke banyak titik sekaligus.
“Kami masih fokus melakukan evakuasi di sejumlah titik lain. Malam ini laporannya beruntun, mulai dari pohon tumbang, kebakaran, hingga evakuasi ular di pemukiman warga,” tambahnya. **







