Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pemkab Jombang Punya Beban 6.421 Anak Tidak Sekolah, Abdul Majid: Butuh Sinergi

badge-check


					Diknas Pemkab Jombang menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi persoalan 6.421 anak tidak sekolah (ATS), Selasa 3 Maret 2026. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Diknas Pemkab Jombang menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi persoalan 6.421 anak tidak sekolah (ATS), Selasa 3 Maret 2026. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief H. Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Koordinasi  untuk mencari solusi penanganan sebanyak 6.421 Anak Tidak Sekolah (ATS) 2026.

Rapat dilaksanakan Selasa 3 Maret 2026, di Aula 1 Disdikbud, kegiatan ini dihadiri berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jombang, guna memperkuat sinergi penanganan ATS.

Rapat dibuka Sekretaris Disdikbud, Abdul Majid. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi koordinasi lintas dinas untuk selesaikan masalah pendidikan, terutama ATS.

“Masalah ATS tak bisa diatasi sendirian. Butuh kolaborasi lintas sektor agar program wajib belajar 13 tahun berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.

Abdul Majid menambahkan, keberhasilan program ini bergantung pada komitmen bersama semua pemangku kepentingan, sehingga tak ada anak tertinggal dari akses pendidikan.

Forum ini ungkap data ATS per 3 Maret 2026 mencapai 6.421 anak—prioritas utama Pemkab Jombang tahun ini.

Faktor ekonomi keluarga disebut sebagai penyebab dominan, yang menghambat anak melanjutkan pendidikan formal.

Sebagai tindak lanjut, peserta sepakat tingkatkan sinergi dan koordinasi berkelanjutan. Langkah ini diharapkan tekan angka ATS secara signifikan dan pastikan setiap anak berhak belajar hingga 13 tahun.

Pemkab Jombang berkomitmen dorong pemerataan akses pendidikan, agar hak belajar anak terpenuhi secara layak dan berkesinambungan.

E-Book Profil Pendidikan Kabupaten Jombang 2025:

  • tercatat 384 anak usia SMP (13-15 tahun) putus sekolah sepanjang tahun tersebut, atau sekitar 0,52% dari total 73.843 penduduk usia tersebut.
  • Untuk jenjang SD, ada 245 anak yang putus sekolah (0,22% dari populasi terkait).

Sebagai perbandingan, pada 3 Maret 2026, total ATS di Jombang mencapai 6.421 anak (dari konteks rapat sebelumnya). Data total ATS 2025 secara komprehensif belum terdokumentasi di sumber publik yang ada. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pria Berkaca Mata dan Bermasker Abu-abu Pegang Setir Terekam CCTV Juanda, Tewasnya Wanita ASN Bangkalan

26 Juni 2026 - 14:58 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek Jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (26): Rahasia Kaum Freemanson

26 Juni 2026 - 12:26 WIB

Taubat Bersama di Ponpes Shiddiqiyyah, Kiai Tar: Koruptor Itu Hidup dari Mayat dan Darah Saudaranya

26 Juni 2026 - 11:25 WIB

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Trending di News