Menu

Mode Gelap

News

Butuh Alat Berat Pindahkan Batu Besar yang Menutup Jalur Km 16 JLS Trenggalek

badge-check


					BPBD, koramil, polsek kompak langsung menuju ke lokasi tanah longsor di JLS KM 16 yang menutup jalur utama Trenggalek-Ponorogo, Selasa malam 3 Maret 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno Perbesar

BPBD, koramil, polsek kompak langsung menuju ke lokasi tanah longsor di JLS KM 16 yang menutup jalur utama Trenggalek-Ponorogo, Selasa malam 3 Maret 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno

Penulis: Bambang Tjuk Winarno  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TRENGGALEK- Hingga Selasa malam atau Rabu pagi (4/3/2026), pembersihan belum selesai karena tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan; alat berat dari Blitar tiba sekitar tengah malam, tapi evakuasi menyeluruh baru aman dilakukan.

Jalur utama Trenggalek-Ponorogo di KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek, masih tertutup total akibat longsor batu besar pada Selasa (3/3/2026) sore sekitar pukul 17.15-17.45 WIB.

Polisi menutup  total akses demi keselamatan, pengendara diputarbalik di pos Pos Dengok-Sawoo.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

BPBD Trenggalek koordinasi dengan Balai Jalan Nasional untuk alat berat pemecah batu guna angkut material raksasa.

Material bebatuan besar setinggi 4 meter yang menyumpal jalur di titik longsor, Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, itu mengakibatkan arus lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun empat, mengalami kelumpuhan total.

Untuk mengantisipasi timbulnya korban, otoritas keamanan setempat menutup sementara jalur keluar masuk antar kabupaten itu. Aparat meminta para pengguna jalan mencari jalur alternatif, mengingat dimungkinkan terjadi longsor susulan di wilayah tersebut.

Para petugas penanggulangan kebencanaan setempat, BPBD, Tagana, SAR dan relawan belum berani melakukan tindakan pembersihan material. Mereka memperkirakan tebing setinggi 30 meter di lokasi kejadian masih labil, berpotensi luruh dan mengancam keselamatan petugas.

“Malam ini petugas belum berani membersihkan material batu, karena tebing masih labil dan sangat rawan terjadi longsor susulan. Terlebih malam ini di lokasi kejadian masih diguyur hujan sedang hingga deras,” kata Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Trenggalek menjawab koresponden.

Menurut Pusdalops BPBD setempat, pihaknya bersama aparat keamanan, TNI dan Polri, melakukan penjagaan yang dibagi dibeberapa titik di area kejadian. Kecuali hanya melakukan penjagaan di titik yang aman, mereka sepakat tidak melakukan aktivitas pembersihan material.

Sedangkan proses pembersihan material longsor yang menggunung, para petugas telah berkoordinasi untuk mendatangkan alat berat. Meski demikian, aktivitas dimungkinkan baru akan dimulai keesokan harinya sambil tetap mempertimbangkan cuaca.

“Alat berat akan didatangkan untuk proses pembersihan material longsor,” tambah Pusdalops BPBD itu.

Dia menginformasikan jalur alternatif yang bisa ditempuh para pengguna jalan, sepeda motor dan mobil kendaraan ringan dari arah Trenggalek bisa belok kiri menuju Desa Nglinggis hingga keluar di sebelah barat Jembatan Gemblung. Namun untuk kendaraan besar tetap tidak diperbolehkan melintas.

Tanah longsor yang dipicu adanya curah hujan yang berlangsung cukup lama itu tidak dilaporkan timbulnya korban jiwa. Fasilitas umum jaringan listrik, telepon maupun bangunan juga tidak terdata rusak sebagai dampak longsor. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

35 dari 125 Rudal Iran Lolos Jatuh di Tel Aviv, Iron Dome Israel Terbukti Tidak Sakti

4 Maret 2026 - 12:57 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Efek Perang Teluk, PT Chandra Asri Pacific Umumkan Kondisi Force Majeure

4 Maret 2026 - 12:05 WIB

Bupati Gresik Instruksikan Dinas PUTR Tambal Jalan Kartini dan Veteran, Meski Masuk Kewenangan Pusat

4 Maret 2026 - 11:00 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Pemkot Mojokerto Salurkan Hibah dan Zakat

4 Maret 2026 - 09:35 WIB

11 Tersangka OTT Pekalongan Tiba di KPK, Termasuk Bupati Fadia Alrafiq dan Sekda Mohammad Yulian Akbar

3 Maret 2026 - 23:46 WIB

Delapan Orang Luka Berat dan Ringan, Kecelakaaan Beruntun 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

3 Maret 2026 - 23:19 WIB

JLS KM 16-17 Terjadi Longsor Jalur Trenggalek – Ponorogo Putus Total

3 Maret 2026 - 22:53 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq, Pemkab dan BAZNAS Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu

3 Maret 2026 - 19:31 WIB

Trending di Headline